Event Wisata Menjaga Momentum Pertumbuhan Wisman Kepri

Wisman ke Bintan 2026
Gubernur Kepulauan Riau (Kepri) Ansar Ahmad menyambut wisatawan mancanegara (Wisman) perdana tahun 2026 dengan budaya khas Melayu di Pelabuhan Bandar Bentan Telani (BTT) Lagoi, Kabupaten Bintan, Kamis (1/1/2026). ANTARA/Ogen

TANJUNGPINANG (gokepri) – Ragam festival dan agenda wisata ikut menjaga pertumbuhan kunjungan wisatawan mancanegara ke Kepulauan Riau, yang mencapai 1,23 juta kunjungan hingga Juli 2026. Angka itu tumbuh 12,88 persen dibanding periode yang sama tahun lalu, meski arus wisatawan sempat melandai setelah musim libur sekolah di negara tetangga.

Badan Pusat Statistik (BPS) Kepri mencatat 1.225.574 kunjungan wisman sepanjang Januari-Juli 2026. Pada periode yang sama 2025, jumlah kunjungan tercatat 1.085.733.

Pelaksana Tugas Kepala BPS Kepri Margaretha Ari Anggorowati mengatakan pertumbuhan tersebut antara lain berkaitan dengan semakin beragamnya agenda wisata di Kepri.

Baca Juga: Dari Bali hingga Kepri, Peta Baru Kekuatan Pariwisata Indonesia

“Agenda wisata Kepri mencakup festival budaya, kuliner, pameran hingga sport tourism,” kata Margaretha di Tanjungpinang, Selasa (1/9/2026).

Agenda itu hadir di sejumlah daerah dengan karakter wisata yang berbeda. Pulau Bintan, misalnya, mendapat porsi melalui kegiatan olahraga wisata bertaraf internasional, sementara agenda budaya dan seni turut digelar di daerah lain di Kepri.

Meski jumlah kunjungan secara kumulatif meningkat, pergerakannya tidak selalu naik dari bulan ke bulan. Pada Juli 2026, BPS mencatat 180.623 kunjungan, turun 11,42 persen dibanding Juni yang mencapai 203.899 kunjungan.

Penyebabnya musim libur sekolah di Singapura dan Malaysia yang turut mendongkrak kunjungan pada Juni telah berakhir.

“Di Juli tidak ada libur sekolah sehingga kunjungan wisman lebih rendah daripada Juni,” ujar Margaretha.

Kondisi tersebut memperlihatkan besarnya pengaruh dua negara tetangga terhadap lalu lintas wisatawan Kepri. Sepanjang Januari-Juli, Singapura menyumbang 40,27 persen dari seluruh kunjungan, sedangkan Malaysia mencapai 28,90 persen.

Dengan pasar utama yang masih bertumpu pada kedua negara tersebut, Kepri berupaya menjaga kunjungan melalui agenda wisata sepanjang tahun. Pemerintah daerah juga memasang target yang lebih tinggi untuk 2026.

Kepala Dinas Pariwisata Kepri Hasan mengatakan pemerintah menargetkan 2,7 juta kunjungan wisman tahun ini. Target tersebut lebih tinggi dibanding capaian yang menjadi sasaran pada 2025 sebanyak 2 juta kunjungan.

Strateginya tidak hanya mengandalkan promosi destinasi, tetapi juga memperbanyak alasan bagi wisatawan untuk datang melalui berbagai kegiatan. Kepri tahun ini menjadi tuan rumah Wonderful Indonesia Wellness yang mencakup kawasan Tanjungpinang dan Bintan.

Kepri juga mendapat dukungan Kementerian Pariwisata melalui program Kharisma Event Nusantara (KEN). Dua agenda yang masuk dalam program tersebut ialah Jong Race Festival di Kabupaten Bintan dan Kenduri Seni Melayu di Kota Batam.

Rangkaian agenda itu dilengkapi Penyengat Heritage serta Kepri International Art & Culture 2026.

Hasan mengatakan variasi kegiatan tersebut diharapkan membuat pariwisata Kepri tidak hanya bergantung pada kunjungan saat musim liburan.

“Dengan rangkaian event ini, kami optimistis pariwisata Kepri terus tumbuh dan memberi dampak ekonomi bagi masyarakat,” ujar Hasan. ANTARA

Baca Juga: ASITA Kepri Travel Mart 2026, Promosikan Destinasi Wisata Unggulan Kepri

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News

Pos terkait