Endipat soal Kabar Rudi Hengkang ke Gerindra: Pintu Selalu Terbuka

Endipat Wijaya
Ketua DPP Partai Gerindra Meireza Endipat Wijaya. Foto: gokepri/Muhammad Ravi

Gerindra mendekati Muhammad Rudi dan Marlin Agustina sebagai strategi untuk pemenangan Prabowo Subianto-Gibran Rakabuming Raka di Kepulauan Riau. Gayung bersambut, Marlin bergabung dengan tim kampanye daerah capres nomor urut 02.

Penulis: Muhammad Ravi

Dua foto lima politikus makan bersama beredar luas di sejumlah grup percakapan WhatsApp pada Rabu 7 Desember 2023. Mereka yang ada di dalam foto adalah Ketua DPW NasDem Kepri Muhammad Rudi, pengurus DPP PAN Asman Abnur dan DPD PAN Batam Edward Brando, serta dua politikus Gerindra Iman Sutiawan dan Ahmad Surya. Lokasi foto itu diketahui berada di kawasan Batam Tourism Polytechnic, Tiban, kampus yang didirikan oleh Asman Abnur.

HBRL

Selain Rudi, empat politikus lain berasal dari partai pengusung Prabowo-Gibran. Asman, adalah Ketua TKD capres-cawapres nomor urut 2 untuk Kepri. Partai Rudi, NasDem, mengusung Anies Baswedan-Muhaimin Iskandar. “Sebagai Walikota Batam, semua (TKD capres-cawapres) saya temui. Saya ingin pilpres di Kepri aman damai,” ungkap Rudi di Pemko Batam, Kamis 8 Desember 2023.

Baca Juga: 

Muhammad Rudi Gerindra
Muhammad Rudi bersama TKD Prabowo-Gibran. Foto: istimewa via WhatsApp

Gerindra menyadari foto Rudi bersama TKD Prabowo-Gibran menimbulkan persepsi bahwa Walikota Batam dan Kepala BP Batam itu mendukung Prabowo-Gibran pada Pilpres 2024. Bahkan lebih jauh lagi, kabar Rudi hengkang ke Gerindra dihembuskan.

Ketua DPP Partai Gerindra Meireza Endipat Wijaya menjelaskan dalam pertemuan partai koalisi pendukung Prabowo-Gibran, Muhammad Rudi datang dalam kapasitasnya sebagai Walikota Batam. “Kami dengan kearifan lokalnya harus tetap berkoordinasi dengan pak walikota,” kata Endipat di Batam, Jumat, 8 Desember 2023.

Endipat sendiri masuk dalam TKD Prabowo-Gibran di Kepri. Gerinda juga mencalonkan Endipat sebagai caleg DPR RI daerah pemilihan provinsi ini.

Endipat menjelaskan ke depan akan ada banyak kegiatan dalam tahapan kampanye TKD Prabowo-Gibran termasuk gabungan partai politik koalisi pendukung. Sehingga TKD butuh memberikan gambaran kepada walikota tentang kegiatan kampanye apa yang akan dilakukan di Kota Batam.

Dalam pertemuan itu juga TKD Prabowo-Gibran memaparkan visi misi pasangan capres-cawapres nomor urut 2. “Nah kalau nanti dengan visi misi tersebut membuat pak walikota tertarik itu chapter yang berbeda,” kata Endipat. TKD, lanjut dia, hanya ingin mempresentasikan tentang visi misi Prabowo-Gibran. “Kami berkomitmen ingin menciptakan kampanye yang damai di Batam. Pak Walikota menyambut dengan baik niat itu sehingga terjadilah pembicaraan yang hangat,” lanjut Endipat.

Menurut dia, pertemuan itu hanya dimaksudkan untuk memaparkan visi misi Prabowo-Gibran kepada walikota. Ia melihat jika TKD paslon lain bertemu walikota juga bukan perkara aneh. Bahkan, pihaknya saat ini sedang mengatur waktu untuk bertemu TKD Anies-Muhaimin dan TKD Ganjar-Mahfud MD>

“Ingin menciptakan kesan kepada seluruhnya kalau kita itu baik-baik saja jadi jangan kita ini seperti ada keributan dalam pemilu ini, timnya saja bisa bertemu dengan baik baik saja,” terang Endipat.

Endipat juga tidak menyangkal saat ditanya apakah Ketua DPW Kepri Muhammad Rudi akan bergabung ke Partai Gerindra. Menurut Endipat, pintu Partai Gerindra selalu terbuka kepada siapa saja yang ingin bergabung dan menitipkan aspirasinya.

“Apakat Pak Rudi masuk Gerindra? Sampai detik ini, tidak. Tapi Wallahualam Bissawab. Kita enggak tahu ke depan ada keputusan beliau ingin gabung. Kan enggak ada salahnya ya kan,” kata Endipat. “Kami dari Partai Gerindra akan membuka pintu kepada siapa pun yang ingin bergabung, kepada siapa pun yang ingin menitipkan aspirasinya kepada Partai Gerindra,” lanjut Endipat.

Endipat menyebutkan isu kepindahan orang nomor satu di Batam ke Partai Gerindra itu hanya sebatas pembicaraan hangat di atas meja kopi. Hingga kini, Gerindra tidak pernah mengeluarkan kartu tanda anggota atas nama Muhammad Rudi. Demikian pula, isu kepindahan Marlin Agustina dari Partai Nasdem ke Partai Gerindra yang kini terang mendukung Prabowo-Gibran.

“Karena memang belum ada pernyataan dari beliau bergabung dengan Partai Gerindra, kami enggak mungkin juga bikin KTA tanpa persetujuan yang bersangkutan. Tapi kalau ke depan memang misalnya Pak Rudi mau bergabung bersama Partai Gerindra, saya pikir Partai Gerindra juga tidak akan bisa menolak dan kesempatan itu baik juga buat banyak pihak,” papar Gerindra.

“Untuk Gerindra bagus, mungkin untuk Pak Rudi-nya juga bagus. Kolaborasi ini bisa kita bawa lebih baik untuk Kota Batam,” lanjutnya.

Saat ditanyai perihal ketertarikan Muhammad Rudi bergabung mendukung Prabowo-Gibran, Endipat menyampaikan bahwa Rudi terlihat sudah tertarik dengan visi misi Prabowo-Gibran yang telah dipaparkan.

Kini tekad Endipat bersama tim kampanye adalah untuk meyakinkan banyak pihak agar mendukung dan memenangkan Prabowo-Gibran. Hal itu pun sudah dilakukan kepada banyak orang termasuk ke Muhammad Rudi.

“Ya tentu itu (memaparkan visi misi) bagian dari usaha kami untuk bagaimana meyakinkan banyak pihak, banyak tokoh, banyak orang untuk bisa bergabung dalam tim kampanye ini. Sekali lagi karena ini kan masa depan kita sama-sama, apalagi massa Pak Rudi banyak, itu bisa membantu dalam pemenangan Pak Prabowo,” kata Endipat.

Misalnya, Endipat menyebut apabila Rudi mau bergabung, pihaknya siap menerima dan membentangkan karpet merah untuk berjuang memenangkan Prabowo-Gibran.

“Tapi ke depan kalau Pak Rudi mau bergabung, TKD pun siap menerima Pak Rudi dan memberikan karpet merah kepada beliau untuk berjuang bersama-sama memenangkan Pak Prabowo Gibran,” jelas Endipat.

“Kalau mengajak secara langsung tentunya tidak, kami punya etika, kami tahu posisi beliau. Tetapi secara informal, secara ngobrol tentunya itu juga dilakukan usaha-usaha itu, kami memaparkan visi misi itu kan sebenarnya bagian dari usaha,” tambahnya.

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News

Pos terkait