Dinkes Kepri: Tidak Ada Mudik Saat Natal dan Tahun Baru

Batam Penularan Omicron
Kepala Dinas Kesehatan Provinsi Kepulauan Riau, Mohammad Bisri. (Foto: istimewa)

Batam (gokepri.com) – Pemerintah Provinsi Kepri telah menerima imbauan larangan mudik dari pemerintah pusat saat libur Natal dan Tahun Baru (Nataru) 2021. Hal ini dibenarkan oleh Kepala Dinas Kesehatan Provinsi Kepri, Mohammad Bisri.

Bisri berharap masyarakat mematuhi aturan nasional itu. Katanya, hal ini untuk menekan penyebaran pandemi Covid-19 saat Natal dan Tahun Baru.

“Kebijakan dari pusat itu sudah ada, tidak ada mudik saat Natal dan Tahun Baru secara nasional. Nah, untuk kebijakannya apa, bagaimana mencegah orang agar tidak mudik, kita tunggulah seperti apa,” ujar Bisri, Jumat 12 November 2021.

Bisri juga mengimbau agar masyarakat Batam mematuhi protokol kesehatan (prokes). Selalu pakai masker, jaga jarak, rajin cuci tangan, menggunakan hand sanitizer, dan menjauhi kerumunan.

“Seluruh wilayah di Kepri sudah level 1, yang terpenting prokesnya itu,” katanya.

Sebelumnya diberitakan bahwa libur Natal dan Tahun Baru (Nataru) 2021 semakin dekat. Menghadapi lonjakan penumpang, baik di bandara maupun pelabuhan, Gubernur Kepri Ansar Ahmad menegaskan bahwa pihaknya akan mengantisipasi agar tidak terjadi gelombang ketiga di Kepri.

“Itu yang sangat menyulitkan sekali. Kita belajar saat fix seasson Hari Raya, Kepri terjadi gelombang kedua,” ujar Ansar saat di Batam.

Sementara itu terkait penutupan bandara dan pelabuhan, pihaknya masih menunggu kebijakan pemerintah pusat. Apabila perlu disandingkan dengan kebijakan kearifan lokal, maka perlu dibuat.

“Bagi saya harus diperketat. Kemarin Pak Presiden mengingatkan di beberapa provinsi ada kenaikan kasus walaupun kecil, perlu diwaspadai. Kita Alhamdulilah sudah stabil sekali. Hari kemarin 2, sebelumnya 1, ada kemarin 6, tapi tracingnya kita kejar. BOR-nya pun sudah 0.9 persen. Kasus konfirmasinya juga sudah 0.08. Bagus sekali,” paparnya.

Diakuinya, jumlah kasus Covid-19 itu melandai karena vaksinasi dan protokol kesehatan (prokes). Seperti pakai masker, jaga jarak, rajin cuci tangan, menggunakan handsanitizer, hindari kerumunan, dan selalu pola hidup sehat seperti mengonsumsi makanan bergizi dan rajin berolahraga.

“Prokes harus kita ingatkan terus. Tak boleh bosan,” katanya. (engesti)

Baca juga: Gubernur Kepri Wacanakan Larang Mudik Nataru Antisipasi Gelombang Ketiga

Pos terkait