BATAM (gokepri.com) – Cuaca panas karena matahari terik membuat badan gampang capek. Tubuh jadi cepat lelah dan lesu sehingga sulit diajak beraktivitas. Bahkan cuaca yang kelewat terik sering membuat konsentrasi menjadi hilang.
Faktanya, memang ada alasannya tubuh terasa cepat lelah saat berada di luar ruangan dan di saat cuaca sedang panas.
Dilansir laman Hellosehat, kelelahan karena panas bisa terjadi karena kondisi tubuh harus beradaptasi. Kelelahan akibat cuaca panas ditandai dengan gejala berupa berkeringat deras, dan denyut nadi meningkat.
Baca Juga: Cara Menjaga Kesehatan di Cuaca Ekstrem
Meskipun terlihat sepele namun jika tidak ditangani, kelelahan ini akan mengakibatkan kondisi lain yang lebih serius.
Berikut ini sejumlah penyebab cuaca panas menjadi alasan badan gampang capek.
1. Aliran darah terganggu
Saat cuaca panas, tubuh akan melakukan beberapa penyesuaian untuk menjaga suhu tubuh tetap optimal.
Salah satu caranya yaitu dengan melebarkan pembuluh darah Anda melalui sebuah proses yang dikenal sebagai vasodilatasi. Proses ini memungkinkan lebih banyak jumlah darah yang mengalir di dekat permukaan kulit.
Darah yang hangat melepaskan panas saat mengalir di dekat permukaan kulit sehingga suhu tubuh akan menurun.
Peningkatan jumlah aliran darah di dekat permukaan kulit inilah yang membuat tubuh beberapa orang terlihat lebih merah pada saat mereka berada di suhu yang panas.
Selain itu, pembuluh darah Anda jadi kesulitan untuk mengisi bilik jantung dengan darah. Jantung menjadi tidak bisa mengirimkan darah yang cukup ke seluruh anggota tubuh Anda yang lain.
Salah satu anggota tubuh yang mungkin kekurangan darah saat cuaca panas adalah otak. Menurunnya aliran darah ke otak karena cuaca panas bisa membuat seseorang lemas dan kelelahan. Bahkan, bisa menyebabkan pingsan.
2. Kekurangan cairan
Aktivitas fisik yang cukup berat bisa membuat sesorang kekurangan cairan atau dehidrasi saat berada di cuaca yang panas.
Dilansir dari Better Health, tubuh bekerja keras untuk mempertahankan suhu tubuh dengan mengeluarkan banyak keringat pada suhu yang panas.
Dehidrasi sendiri bisa membuat tubuh terasa lelah atau tak bertenaga. Saat tubuh sudah mengalami dehidrasi, suhu tubuh berisiko mengalami peningkatan terus-menerus sehingga dapat berbahaya bagi tubuh.
3. Kekurangan garam dan elektrolit
Ketika tubuh kekurangan cairan terus menerus, misalnya saat kelelahan karena berada di cuaca panas, kadar garam (natrium) dan elektrolit juga ikut menurun.
Ini terutama terjadi seseorang cairan tubuh dengan minuman yang mengganti cairan, tetapi tidak mampu menyumbang elektrolit.
Garam dan elektrolit sangat diperlukan tubuh untuk menjaga keseimbangan cairan dalam tubuh.
Oleh karena itu, jika minum air tapi tidak mendapatkan elektrolit, cairan tubuh bisa langsung terbuang lagi, entah lewat keringat atau urine (air kencing).
Jika kejadian tersebut terus dibiarkan, tubuh bisa mengalami kram panas (heat cramp) hingga heat exhaustion.
Kondisi ini dapat bertambah parah dan berlanjut menjadi heat stroke atau sengatan panas yang dapat mengancam nyawa.
4. Tubuh sedang bekerja keras
Sinar matahari memancarkan radiasi ultraviolet (UV). Suatu penelitian menunjukan bahwa sinar UV dapat menyebabkan tubuh merasa lelah.
Hal ini karena paparan sinar UV dapat membuat daya tahan tubuh bekerja lebih keras untuk melindungi kulit.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News
Penulis: Asrul Rahmawati








