Bupati dan Wabup Karimun Jadi Promotor Sukseskan Sensus Ekonomi 2026

Bupati Karimun Iskandarsyah menjawab kuesioner dari petugas Sensus Ekonomi di kediaman dinasnya. (Ilfitra/gokepri.com)

KARIMUN (gokepri.com) – Bupati Karimun Ing H Iskandarsyah bersama wakilnya Rocky Marciano Bawole S.Sos MM menjadi promotor suksesnya Sensus Ekonomi 2026 di Kabupaten Karimun.

Buktinya, orang nomor satu dan kedua di Kabupaten Karimun itu menjadi sosok pertama dalam menjawab kuesioner yang disampaikan oleh petugas saat melakukan pendataan Sensus Ekonomi.

Diketahui, Pemerintah Kabupaten Karimun bersama Badan Pusat Statistik (BPS) resmi memulai rangkaian Sensus Ekonomi 2026 di Kabupaten Karimun.

Dalam agenda pencanangan yang berlangsung khidmat, Bupati Karimun, Ing H. Iskandarsyah, menegaskan komitmennya untuk menjadikan hasil sensus ini sebagai peta jalan utama dalam mengakselerasi pertumbuhan ekonomi, perluasan lapangan kerja, dan peningkatan Pendapatan Asli Daerah (PAD).

Pencanangan ini ditandai secara simbolis dengan pemasangan rompi petugas sensus oleh Bupati Iskandarsyah kepada perwakilan lapangan. Langkah ini menjadi penegasan bahwa pemerintah daerah menaruh perhatian serius terhadap keberhasilan pendataan skala nasional di seluruh wilayah Bumi Berazam.

Di hadapan jajaran Forum Koordinasi Pimpinan Daerah (Forkopimda), Bupati Iskandarsyah menekankan bahwa data ekonomi yang presisi bukan sekadar angka statistik, melainkan instrumen vital dalam pengambilan kebijakan pemerintah. Kebijakan pembangunan daerah harus bersandar pada basis data yang valid agar target yang dirancang dapat tercapai secara efektif dan tepat sasaran.

Wakil Bupati Karimun Rocky Marciano Bawole menjawab kuesioner dari petugas Sensus Ekonomi di kediaman dinasnya. (Ilfitra/gokepri.com)

Bupati Iskandarsyah menjelaskan bahwa hasil Sensus Ekonomi 2026 ini akan digunakan secara taktis untuk menjawab dua tantangan besar yang dihadapi Kabupaten Karimun saat ini.

Pertama, membuka lapangan pekerjaan baru yang luas dengan mengidentifikasi potensi pertumbuhan sektor UMKM yang terintegrasi dengan sektor pariwisata.

Kedua, meningkatkan PAD melalui pemetaan kebijakan yang tepat guna mempermudah proses investasi serta penyederhanaan perizinan bagi para pelaku usaha.

Bupati Iskandarsyah secara khusus mengajak seluruh elemen masyarakat, khususnya para pelaku usaha dari skala mikro hingga besar, untuk menerima kedatangan petugas dengan tangan terbuka dan memberikan informasi yang jujur.

Partisipasi aktif dari masyarakat adalah kontribusi nyata dalam membangun kekuatan ekonomi daerah yang bermuara pada peningkatan kesejahteraan di Kabupaten Karimun.

Bupati Karimun Iskandarsyah meneken berita acara pencanangan Sensus Ekonomi 2026. (Ilfitra/gokepri.com)

Guna mendukung kelancaran agenda besar ini, Kepala BPS Kabupaten Karimun, Lulus Haryono, SST., mengungkapkan bahwa sebanyak 207 petugas dikerahkan untuk menyisir 14 kecamatan di Kabupaten Karimun.

Target pendataan mencakup sekitar 90.000 kepala keluarga serta 20.000 pelaku usaha, mulai dari Usaha Mikro Kecil (UMK), menengah, hingga perusahaan skala besar.

Menanggapi potensi kekhawatiran masyarakat, BPS memberikan garansi penuh terkait keamanan informasi.

Melalui kolaborasi bersama Badan Riset dan Inovasi Nasional (BRIN), kerahasiaan data responden dijamin sesuai undang-undang yang berlaku. Seluruh data yang disampaikan masyarakat murni digunakan untuk keperluan statistik pembangunan dan dipastikan tidak memiliki kaitan dengan urusan perpajakan.

BPS juga menerapkan metode pendataan yang fleksibel dan berbasis kesepakatan waktu (janji temu) demi kenyamanan responden. Petugas lapangan siap melakukan penyesuaian kunjungan pada sore atau malam hari agar tidak mengganggu aktivitas kerja masyarakat maupun operasional para pelaku usaha.

Bukan hanya sekedar seremonial belaka, Bupati Karimun langsung membuktikan keseriusannya mendorong dalam suksesnya Sensus Ekonomi 2026 dengan menjadi orang pertama yang memposisikan diri sebagai responded dengan menjawab kuesioner Sensus Ekonomi di kediaman dinasnya.

Kepada petugas yang melakukan pendataan, Bupati Iskandarsyah juga memberikan arahan bagaimana mengajukan pertanyaan yang baik kepada para responden sehingga sasaran yang hendak dicapai dalam pengisian data terkait diri dan usaha masyarakat dapat akurat dan mencapai hasil yang baik.

Hal serupa juga dilakukan Wakil Bupati Karimun, Rocky Marciano Bawole dengan turut menjadi orang kedua setelah Bupati menjawab kuesioner dalam membantu kesuksesan Sensus Ekonomi tahun 2026 di Karimun.

Seperti halnya Bupati, Wabup Rocky juga nampak kooperatif dengan memberikan arahan yang baik kepada petugas sensus dalam memberikan data akurat terkait dirinya.

Sikap tauladan dan keramahtamahan yang ditunjukkan oleh dua pemimpin di Karimun ini memberikan kesan yang baik kepada petugas sensus yang akan melakukan pendataan kepada masyarakat.  Dengan begitu, diyakini para petugas dapat menyelesaikan tugasnya dengan akhir yang baik pula. (Adv)

 

Pos terkait