Tanjungpinang (gokepri.com) – Suasana meriah dan semarak sudah mulai terasa di kawasan Kota Tua Tanjungpinang. Hal itu karena adanya Bazar Imlek yang digelar di Jalan Merdeka dan Jalan Teuku Umar.
Berbagai produk kuliner dan hiburan ditawarkan kepada pengunjung. Bazar Imlek tersebut menjadikan kawasan Kota Tua menjadi destinasi wisata kuliner.
Dari pintu masuk di kedua ujung Jalan Merdeka dan Jalan Teuku Umar, pengunjung akan disambut dengan ratusan tenda stand bernuansa merah serta ratusan lampion merah yang identik dengan perayaan Imlek.
Baca Juga: Meriahnya Pawai Lampion di Tanjungpinang
Tahun ini sebanyak 300 stan ikut dalam bazar tersebut. Jumlah ini lebih banyak dibandingkan jumlah peserta bazar tahun lalu yaitu 200 stand.
Bazar Imlek ini berlangsung sejak 12 Januari hingga 8 Februari 2024 dan diresmikan oleh Gubernur Kepulauan Riau Ansar Ahmad, Minggu, 21 Januari 2024 malam.
Dalam sambutannya, Ansar mengatakan Bazar Imlek merupakan salah satu sarana pendukung kebersamaan dan moderasi di tengah keberagaman etnis, adat dan suku bangsa di Kepri.
“Yang jualan di sini tidak hanya warga Tionghoa, namun juga dari berbagai etnis dan suku bangsa. Patut merasa bangga, Kepri ini adalah miniaturnya Indonesia,” ujarnya, dikutip dari laman resmi Pemprov Kepri.
Sejauh ini kata dia tidak pernah ada konflik horizontal yang melibatkan etnis, adat dan suku bangsa di Kepri.
Ia berharap Kota Tua ke depannya akan menjadi heritage town sehingga menarik minat para wisatawan. Seluruh bagian Kota Tua Tanjungpinang nantinya akan terus dibenahi sehingga akan seperti Jalan Merdeka dan Jalan Teuku Umar.
Salah satu pegiat UMKM, Siti, mengatakan Bazar Imlek merupakan kesempatan bagi dirinya untuk mempromosikan produknya. Ia mengaku, omzetnya meningkat sejak berjualan di Bazar Imlek.
Ia mengapresiasi panitia bazar pemerintah yang memberikan fasilitas dan kemudahan bagi UMKM untuk berjualan di Bazar Imlek. Ia berharap, kegiatan seperti ini bisa terus dilakukan setiap tahun.
“Fasilitasnya bagus, ada tenda, listrik. Semoga tahun depan bisa ikut lagi,” kata Siti.
Pengunjung Bazar Imlek, Rina mengaku senang bisa belanja di bazar tersebut. Berbagai macam kulinernya pun dijual dengan harga terjangkau.
“Banyak barang yang lucu-lucu dan harganya juga terjangkau. Kalau lapar atau haus, tinggal pilih mau makan dan minum apa. Semuanya ada di sini” kata Rina.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News
***








