Tanjungpinang (gokepri) – Pawai Lampion atau Lantern Dream Parade di Tanjungpinang meriah. Parade multibudaya itu menghipnotis masyarakat Tanjungpinang dengan ratusan lampion.
Parade juga diisi dengan karnaval, atraksi seni budaya, dan tari kolosal. Acara pun dimeriahkan dengan Penampilan Winda Viska, Hudson Prananjaya, Magnetic Band dan Marching Band Tunas Gurindam.
Ketua DPD Asparnas Kepri Mulyadi Tan menyampaikan event ini adaalah event kedua yang digelar setelah tahun 2022 lalu di Kota Tanjungpinang. Tahun ini kembali digelar dan sukses. “Diikuti oleh 2.000 lebih peserta,” kata Mulyadi Tan, Sabtu 30 September 2023.

Baca Juga: Tanjungpinang Gelar Pawai Budaya 2 September Mendatang
Pawai tersebut dimulai dari Kota Tua, Jalan Merdeka dan berakhir di Tugu Sirih. “Ini terkenal dengan festival di musim semi, bagi warga Tiongho, Cap Gomeh yang sudah ada sejak 3.000 tahun lebih, yang merupakan salah satu perayaan penting dalam budaya Tionghoa. Sama pentingnya dengan perayaan tahun baru Imlek,” kata dia.
Gubernur Kepri Ansar Ahmad mengatakan Festival Kepri Lantern Dream Parade 2023 ini selain untuk selebrasi memeriahkan Hari Jadi ke-21 Provinsi Kepulauan Riau, juga sebagai bentuk akulturasi budaya Tionghoa yang terintegrasi dengan budaya lokal di Tanjungpinang.
“Seperti yang kita ketahui, etnis Tionghoa yang mendiami Provinsi Kepri mencapai 7,70 persen. Sejak dulu kita selalu hidup berdampingan, rukun dan damai. Nilai-nilai toleransi pun sudah dibangun sejak dulu. Alhamdulillah kehidupan masyarakat Provinsi Kepulauan Riau tetap harmonis, rukun, dan damai karena nilai-nilai toleransi sudah tertanam kuat di dalam diri,” kata dia.
Ia juga memaparkan dari Indeks Kerukunan Umat Beragama Provinsi Kepulauan Riau Tahun 2022 berada pada angka 85,78 poin, meningkat 9,58 poin dari tahun 2021 pada angka 76,20 poin yang mana Provinsi Kepulauan Riau menempati peringkat pertama nasional dan di atas nilai rata-rata nasional yaitu 73,09 poin.
Ia juga mengatakan festival yang menjadi agenda tahunan ini diselenggarakan sebagai ajang mempromosikan kota Tanjungpinang sebagai salah satu destinasi wisata multibudaya.
“Ini dapat menginspirasi bagi Kabupaten dan Kota lainnya yang ada di Provinsi Kepri dan daerah lainnya di Indonesia. Kota Lama yang kini sudah mulai tampak bedelau, juga diharapkan menjadi ikon pariwisata bagi Kota Tanjungpinang dan menarik minat wisatawan untuk datang mengunjunginya” ujar Gubernur Ansar.
Gubernur Ansar menyampaikan apresiasi kepada seluruh masyarakat di Provinsi Kepulauan Riau yang turut memeriahkan acara ini, terkhusus kepada DPD Asparnas dan Pemerintah Kota Tanjungpinang yang turut andil dalam memajukan pariwisata Kepulauan Riau.
“Semoga melalui Kepri Lantern Dream Parade dengan Cahaya yang menyinari ini, mampu menerangi seluruh Kepulauan Riau hingga terlihat sampai ke seluruh dunia yang mewujudkan Ekonomi Maju, untuk Kepri Berbudaya” tutupnya.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News








