BATAM (gokepri) – Siapakah yang akan menjadi pasangan Ansar Ahmad pada Pilgub Kepri 2024? Mungkin jawabannya akan terungkap nanti, namun Gubernur Ansar sudah menyatakan kesiapannya untuk bertarung kembali pada pemilihan gubernur tahun depan.
“Pasti majulah,” ungkap Ansar di Tanjungpinang, Senin 13 Februari 2023. Belakangan beredar nama-nama yang dikaitkan sebagai calon wakil gubernur Kepri, salah satunya Wakil Wali Kota Batam, Amsakar Ahmad. Namun, Ansar masih enggan menjawab secara gamblang siapa yang akan mendampinginya. “Kalau soal calon wakil gubernur, nanti dululah. Masih lama,” tutur Ansar yang juga menjabat Gubernur Provinsi Kepri.
Gubernur Ansar juga memberikan pesan penting kepada penyelenggara hingga para calon yang akan mengikuti kontestasi pemilu dan pilkada di tahun 2024. Ia mengingatkan agar tidak mempraktikkan politik uang yang dapat merusak proses demokrasi. Sebagai kepala daerah, Gubernur Ansar berkomitmen untuk memastikan bahwa pesta demokrasi berjalan dengan aman, damai, jujur, dan adil.
Gubernur Ansar mengklaim bahwa ia tidak pernah terlibat dalam politik uang sejak mencalonkan diri menjadi kepala daerah. Ia menegaskan bahwa ia tidak pernah membagikan uang saat pemilu atau pada hari pencoblosan.
“Indikasi politik uang pasti ada jelang Pemilu. Maka jadi tugas kita bersama, khususnya penyelenggara Pemilu mencegah jangan sampai itu terjadi,” ujar Ansar. “Saya, dari dulu tak pernah yang namanya bagi-bagi uang saat Pemilu apalagi di hari pencoblosan.”
Sebagai gambaran, pemenang pemilihan gubernur Kepri pada 2019, Ansar Ahmad-Marlin Agustina diusung empat partai; Golkar, Nasdem, PAN dan PPP. Total kursinya paling banyak, 17 kursi. Komisi Pemilihan Umum (KPU) Kepri memutuskan pasangan Ansar Ahmad-Marlin Agustina sebagai pemenang pada Pemilihan Gubernur dan Wakil Gubernur Kepri 2020 pada 19 Desember 2020.
Hasil itu kemudian digugat oleh Isdianto-Suryani namun Mahkamah Konstitusi menolak permohonan itu pada 16 Februari 2021. Lima hari kemudian, KPU menetapkan Ansar-Marlin sebagai gubernur dan wakil gubernur Kepri terpilih. Paslon terpilih ini meraup 308.553 suara atau 39,97 persen. Terpilihnya Marlin melanjutkan kemenangan Nasdem di pemilihan Kepri.
Ketika pemilihan gubernur 2019 lalu, koalisi Golkar, NasDem, PAN dan PPP berlaga melawan PDIP, Gerindra, dan Partai Kebangkitan Bangsa. Koalisi ini meraih 15 dari total 45 kursi di DPRD Kepri. Mereka mengusung Soerya Respationo dan Iman Sutiawan. Kemudian koalisi PKS, Hanura dan Demokrat. Koalisi ini mengusung petahana Isdianto dan tokoh senior PKS, Suryani.
Sementara nama Marlin Agustina kencang berembus berpeluang menjadi calon walikota Batam 2024 yang diusung NasDem. Namun belakangan namanya masuk dalam enam caleg NasDem Kepri untuk pemilihan anggota DPR RI bersama Amsakar.
Ada nama lain untuk pencalonan di Batam yakni Amsakar Achmad yang sekarang menjabat Wakil Walikota Batam dan Ketua DPD NasDem Batam. Sedangkan untuk pencalonan gubernur Kepri 2024, Muhammad Rudi paling berpeluang. Ia adalah Walikota Batam ex officio Kepala BP Batam dan Ketua DPW NasDem Kepri.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News
Baca Juga:
- Tim Hore Pasang Spanduk Calon Gubernur, Rudi: Musuh Masih Jauh
- Lika-Liku Perjalanan Ansar dan Marlin ke Dompak
- Safari Politik Muhammad Rudi
Penulis: Candra Gunawan, Antara









