Adu Kuat Berebut Restu Pusat

Nama-nama bakal calon yang berpotensi maju di Pilgub Kepri tersebut sudah melalui proses demokrasi di internal kepengurusan parpol tingkat provinsi. Di antara mekanismenya adalah melalui penjaringan dan survei.

Hanya saja, proses penjaringan yang dilakukan parpol untuk mencari bakal calon yang akan diusung di Pilgub Kepri terkesan basa-basi. Alih-alih mengumumkan hasilnya kepada publik, kini beberapa parpol justru mengisyarakatkan mengusung nama lain yang tak pernah mendaftar atau ikut penjaringan.

Penjaringan para calon yang bakal diusung di Pilgub Kepri ini dilakukan sejumlah parpol, terutama yang memiliki kursi jumbo di DPRD Kepri. Sebut saja PDIP yang membuka pendaftaran bakal calon gubernur dan wakil gubernur Kepri mulai 30 September sampai 5 Oktober 2019. Ketua PDIP Kepri yang juga mantan Wakil Gubernur Kepri Soerya Respationo dan Plt Gubernur Kepri Isdianto mendaftar dalam penjaringan tersebut.

Sejumlah tokoh juga mendaftar dalam penjaringan yang dilakukan Partai Golkar. Antara lain mantan Ketua DPD Golkar Kepri yang juga anggota DPR Ansar Ahmad, Mantan Gubernur Kepri Ismeth Abdullah, tokoh perjuangan Provinsi Kepri Huzrin Hood, anggota DPRD Kepri Taba Iskandar dan Raja Bachtiar, Raja Syahniar Usman, mantan Wali Kota Padang Fauzi Bahar, dan Berto Izaak Doko.

Sekretaris DPD Golkar Kepri, Agustar mengatakan, pihaknya belum bisa memastikan akan mengusung calon siapa pada Pilgub 2020 mendatang. Karena Keputusan harus melalui survei elektabilitas dan rekomendasi DPP Golkar Pusat.

“Kita harus survei eletabilitas dahulu. Apalagi, untuk maju kita juga harus koalisi dengan partai lain untuk mengusung calon,” katanya.

Partai Nasdem membuka penjaringan selama 17 hari, pada 21 Oktober sampai 6 November 2019. Kemudian Partai Gerindra membuka penjaringan pada 25 Oktober sampai 15 November 2019. Di antara yang mendaftar dalam penjaringan Gerindra adalah Ansar Ahmad, Ismeth Abdullah, Fauzi Bahar, Huzrin Hood, Prof.Dr Jaswir Koto, Room Efendi, Azwirman, Muhammad Rudi (Wali Kota Batam), Apri Sujadi (Bupati Bintan), Soerya Respationo, dan Isdianto (Plt Gubernur Kepri).

“Ada sebanyak 11 figur yang telah mendaftar, pendaftaran dibuka dari tanggal 25 Oktober sampai 15 November 2019,” kata Sekretaris Partai Gerindra Kepri, Onward Siahaan.

1
2
3
4
BAGIKAN