Ekonomi Asia Pasifik Diprediksi Tumbuh 4,9 Persen di 2024

Ekonomi Indonesia 2021
Pelabuhan Tanjung Priok. (Foto: Reuters)

Batam (gokepri) – Asian Development Bank (ADB) memprediksi ekonomi kawasan Asia dan Pasifik akan tumbuh rata-rata 4,9 persen pada 2024. Pertumbuhan ini didorong oleh kuatnya permintaan domestik, membaiknya ekspor semikonduktor, dan pulihnya sektor pariwisata.

“Kami melihat pertumbuhan di mayoritas negara Asia yang sedang berkembang akan stabil tahun ini dan tahun depan,” kata Kepala Ekonom ADB Albert Park di Jakarta, Kamis 11 April 2024.

Laporan Asian Development Outlook (ADO) April 2024 yang dirilis ADB hari ini memprediksikan pertumbuhan akan berlanjut dengan tingkat yang sama tahun depan.

HBRL

Baca Juga:

Meski inflasi diprediksi akan melandai pada 2024 dan 2025, Albert mengingatkan bahwa kenaikan harga pangan di berbagai negara selama dua tahun terakhir masih menjadi perhatian.

Pertumbuhan di Asia Selatan dan Tenggara yang didorong oleh permintaan domestik dan ekspor diprediksikan akan mengimbangi perlambatan di Tiongkok akibat kemerosotan pasar properti dan lemahnya konsumsi.

India diproyeksikan akan tetap menjadi mesin pertumbuhan penting di Asia dan Pasifik, dengan pertumbuhan 7 persen pada 2024 dan 7,2 persen di 2025.

Sementara itu, pertumbuhan Tiongkok diperkirakan melambat menjadi 4,8 persen tahun ini dan 4,5 persen tahun depan, dari sebelumnya 5,2 persen tahun lalu.

“Keyakinan konsumen masih membaik dan investasi secara keseluruhan masih kuat. Permintaan eksternal pun tampaknya sudah berbalik positif, terutama dalam hal semikonduktor,” ujar Albert.

Namun, para pembuat kebijakan di kawasan Asia Pasifik harus tetap waspada terhadap sejumlah risiko, seperti gangguan rantai pasokan, ketidakpastian mengenai kebijakan moneter Amerika Serikat, efek cuaca ekstrem, dan berlanjutnya pelemahan pasar properti di Tiongkok.

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News

Pos terkait