Film pendek dan permainan interaktif jadi metode Inspektorat Batam menanamkan integritas ke pelajar SMP.
BATAM (gokepri) – Menanamkan nilai integritas kepada pelajar tidak cukup dengan ceramah. Inspektorat Daerah Kota Batam memilih pendekatan berbeda yakni memperkenalkan kejujuran, tanggung jawab, dan keberanian kepada siswa SMP melalui film pendek dan permainan interaktif. Cara ini diyakini lebih efektif membentuk karakter sejak usia sekolah menengah.
Penyuluhan itu berlangsung di dua sekolah, SMPN 20 Batam di Tiban pada Senin (20/4/2026) dan SMPN 21 Batam di Batuaji pada Selasa (21/4/2026). Masing-masing sekolah mengirimkan 80 perwakilan siswa kelas VIII. Kegiatan dibuka Auditor Ahli Madya Rianto yang mewakili Inspektur Daerah Kota Batam, serta dihadiri Kepala Seksi Peserta Didik SMP Dinas Pendidikan Kota Batam Hafizan, kepala sekolah, dan guru pendamping. Tim penyuluhan berasal dari Inspektur Pembantu (Irban) III.
Baca Juga: Awasi Dana BOS, Disdik Batam Gandeng Inspektorat dan Kejari
Rianto menegaskan integritas sebagai fondasi utama dalam membangun kepercayaan dan karakter yang kuat. “Integritas dapat diartikan sebagai keselarasan antara nilai yang diyakini dan perilaku yang dijalankan,” katanya.
Tim Irban III menyampaikan sembilan nilai integritas sebagai materi pokok: kejujuran, tanggung jawab, disiplin, kemandirian, kerja keras, kesederhanaan, kepedulian, dan keberanian. Nilai-nilai itu tidak hanya dipaparkan secara lisan, melainkan juga dihidupkan melalui pemutaran film-film pendek, permainan capacity building, dan diskusi studi kasus yang relevan dengan keseharian pelajar.
Metode interaktif itu membuat suasana penyuluhan lebih hidup. Para peserta terlihat aktif terlibat dan berbagi pengalaman sepanjang sesi berlangsung. Inspektorat menyatakan kegiatan ini bertujuan menanamkan pemahaman nilai integritas sejak dini sebagai bekal pembentukan karakter pelajar.
Baca Juga: Yusfa Hendri: Pengaduan Masyarakat Jadi Instrumen Perbaikan Pemerintahan
Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News








