Tanjungpinang (gokepri.com) – Anak penderita gizi buruk di Tanjungpinang mendapatkan bantuan beras dari Pemerintah Kota (Pemko) Tanjungpinang melalui Dinas Pertanian Pangan dan Perikanan (DP3).
Bantuan itu diserahkan langsung oleh Penjabat (Pj) Wali Kota Tanjungpinang, Hasan kepada masing-masing penerima, Senin 11 Desember 2023.
Penyerahan bantuan beras diberikan kepada warga di dua lokasi yaitu Jalan Kuantan Gang Putri Ledang 8, Kelurahan Melayu Kota Piring dan warga Kampung Sidomulyo, Kelurahan Batu IX.
Baca Juga: Orangtua 416 Anak Stunting di Tanjungpinang dapat Sembako
Hasan mengatakan bantuan yang diberikan ini merupakan Cadangan Pangan Pemerintah Daerah (CPPD) yang dikhususkan untuk anak-anak penderita gizi buruk.
Setiap anak mendapatkan bantuan beras bervariasi tergantung tingkat gizi ringan, sedang dan berat.
“Sekarang ini kita serahkan bantuan beras sebanyak 110 kilogram,” kata Hasan dikutip dari laman resmi Pemko Tanjungpinang.
Hasan mengatakan penerima bantuan ini memiliki kriteria tertentu diantaranya anak mengalami gizi buruk, keluarga yang terdata dalam kemiskinan ekstrem dan kepala keluarga tidak memiliki pekerjaan tetap.
Salah satu penerima dalam penyerahan kali ini kata Hasan merupakan kepala keluarga yang bekerja sebagai buruh bangunan.
“Belum tentu setiap hari dapat, karena harus menunggu proyek. Mereka setiap hari butuh makan, makanya Pemko hadir menyerahkan bantuan pangan beras,” kata dia.
Anak penderita gizi buruk mendapat penanganan serius di Tanjungpinang. Dalam waktu dekat Pemko Tanjungpinang melalui program penanggulangan stunting akan memberikan bantuan berupa susu kepada anak penderita gizi buruk.
“Saya langsung monitor, biar saya jadi bapak asuh secara pribadi. Ini harus mendapatkan penanganan serius, pemerintah juga harus hadir dengan program seperti ini,” kata dia.
Kabid Ketahanan Pangan DP3 Tanjungpinang Yesi Perdeawati menyampaikan, Pemko Tanjungpinang telah melaksanakan pengadaan CPPD melalui APBD 2023 sebanyak 19 ton beras.
Pengadaan tersebut bekerjasama dengan Bulog Cabang Tanjungpinang mulai dari pembelian, penyimpanan dan penyaluran.
“Sudah tersalurkan hampir 4 ton sampai tahun ini,” katanya.
untuk penderita gizi buruk sekarang ini ada 18 kasus balita. Yesi mengatakan setiap anak penderita gizi buruk mendapat bantuan beras yang berbeda-beda tergantung tingkat kasusnya.
“Kemudian jumlah anggota keluarganya dan nantinya akan dikali dengan 400 gram,” kata dia.
Beras CPPD disalurkan dengan empat kriteria, di antaranya gizi buruk, bencana alam, bencana sosial dan keadaan darurat yang ditetapkan oleh pemerintah daerah.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News
***








