Biro Ekonomi Hadirkan BPH Migas dan Pertamina Bahas Kelangkaan BBM di Kepri

Biro Ekonomi Provinsi Kepri menggelar Rapat Koordinasi, Singkronisasi, dan Evaluasi Kebijakan Energi dan Air, Selasa (2/11/2021)
Biro Ekonomi Provinsi Kepri menggelar Rapat Koordinasi, Singkronisasi, dan Evaluasi Kebijakan Energi dan Air, Selasa (2/11/2021)

Tanjungpinang (gokepri.com) – Biro Ekonomi Provinsi Kepri menggelar Rapat Koordinasi, Singkronisasi, dan Evaluasi Kebijakan Energi dan Air, Selasa (2/11/2021). Rapat ini menghadirkan narasumber dari BPH Migas, Dirjen Migas, Kementerian ESDM dan Sales Area Manager PT Pertamina Area Kepulauan Riau.

Rapat yang diikuti 75 peserta itu diikuti OPD di lingkungan Pemprov Kepri dan kabupaten/kota yang terkait dengan BBM dan LPG serta Hiswana Migas Cabang Provinsi Kepri.

Dalam rapat tersebut, membahas mekanisme distribusi (penyaluran) dan penyediaan bahan bakar minyak (BBM) maupun gas LPG tiga kilogram, guna mencegah terjadinya kelangkaan dan tindakan penyelewengan komoditas tersebut.

“Jadi kita menggelar rapat ini, untuk menjamin agar terjadi tepat penyaluran, tepat kuota atau ketersediaan dan tepat sasaran. Kita harapkan juga, diskusi ini dapat menghasilkan saran dan masukan yang konstruktif terhadap mekanisme distribusi,” ujar Kepala Biro Ekonomi Provinsi Kepri, Novianto.

Ia mengatakan, minyak dan gas menjadi komoditi penting dalam perekonomian nasional dan juga kehidupan sehari-hari di masyarakat. Karena itu penting untuk menjaga pasokan dan ketersediaannya.

“Minyak dan gas bumi (Migas) selain merupakan sumber pasokan utama kebutuhan energi nasional hingga saat ini, juga sebagai sumber pendapatan utama negara setelah pajak. Sehingga parameter Migas menjadi asumsi makro APBN,” ujarnya.

Negara mencatat, meskipun seluruh dunia dihantam pandemi Covid-19 sepanjang 2020 lalu, sector Migas masih mampu memberikan masukan ke negara sebesar Rp 70,45 triliun. Jumlah itu jauh lebih besar dari pemasukan dari sector mineral dan batubara (Minerba) yang hanya sebesar Rp 34,63 triliun.

Karena itu menjaga pasokan dan ketersediaan Migas menjadi hal yang penting. Apalagi Kepri terdiri dari pulau-pulau, yang menjadi tantangan tersendiri dalam pendistribusian Migas. “Makanya peranan armada transportasi laut dalam suplai dan distribusi BBM, memegang peranan yang sangat vital dan sterategis,” tambah Novianto. (wan)

Sumber: Dinas Komunikasi dan Informatika Kepri

Baca juga: Pertamina Akan Pindahkan Penimbunan BBM dari Singapura ke Kepri

Pos terkait