Tanjungpinang (gokepri.com) – Dari 7 kabupaten/kota di Provinsi Kepulauan Riau (Kepri), hanya 2 kota yang bertahan di PPKM level satu. Yakni Kota Batam dan Kota Tanjungpinang.
Sementara lima kabupaten gagal berada di PPKM level satu dan hanya menempati level dua atau tiga. Kelima kabupaten ini adalah Bintan, Karimun, Lingga, Natuna, dan Anambas.
Gubernur Kepri Ansar Ahmad mengatakan, gagalnya kelima kabupaten tersebut berada di PPKM level satu dikarenakan adanya perbedaan data vaksinasi di pusat dan daerah. Perbedaan ini juga menurunkan level PPKM Provinsi Kepri dari sebelumnya level satu menjadi level dua.
Menurut Ansar, secara umum pencapaian vaksinasi Kepri sebenarnya sudah berada di level yang lebih baik. Hanya saja ada perbedaan untuk vaksinasi lansia, dimana untuk asesmen harian diharuskan mencapai minimal 60 persen dosis pertama.
“Kepri berdasarkan data yang kita input sudah mencapai angka itu. hanya saja data yang diinput di Kemenkes berbeda, sehingga laporan asesmen harian Covid-19 di Kepri jadi menurun,” katanya.
Ansar menyayangkan perbedaan data laporan capaian vaksinasi pada lansia tersebut. Karena mengakibatkan hasil asesmen harian di Kepri menurun.
Menurutnya, berdasarkan catatan harian Satgas Covid-19 Kepri, capaian vaksinasi bagi lansia untuk dosis pertama sudah 65,61 persen Sedangkan untuk dosis kedua sudah mencapai 46,66 persen.
“Namun data di Kemenkes, capaian vaksinasi lansia di Kepri baru 52 persen,” katanya.
Perbedaan data itu tidak hanya terjadi pada capaian vaksinasi. Data penanganan Covid-19 di Kepri sudah lama tidak update. Situs corona Kepri yang selama ini jadi acuan masyarakat untuk mengetahui perkembangan Covid-19, sudah lebih satu bulan tidak update.
Pantauan gokepri.com pada Senin (1/11/2021) pagi, situs corona Kepri masih menampilkan data kasus Covid-19 lama. Yakni data per 23 September 2021 dengan jumlah kasus aktif di Kepri mencapai 376 orang. (wan)
Baca juga: Data Covid-19 Kepri Amburadul, Situs Corona Kepri Tidak Update








