BATAM (gokepri.com) – Menjelang pelaksanaan haji 1447 H/2026 M, ada oknum yang mencatut nama Kepala Kantor Kementerian Haji dan Umrah (Kemenhaj) Kota Batam, Syahbudi.
Dalam aksinya, oknum tersebut menggunakan identitas Kepala Kemenhaj Batam untuk meminta data pribadi, mengatasnamakan urusan haji dan umrah, meminta sejumlah uang dan bantuan lainnya, serta menginformasikan dan menjanjikan keberangkatan haji tahun ini kepada jamaah yang sebenarnya tidak masuk dalam kuota resmi.
“Tindakan yang dilakukan oknum itu sangat tidak baik. Untuk itu, saya mengimbau pada masyarakat, khususnya calon jamaah haji kota Batam untuk tidak melayani jika dihubungi oleh oknum tersebut,” jelas Syahbudi dalam keterangan persnya, Rabu (8/4/2026) sore.
Menyikapi hal itu, Syahbudi meminta kepada masyarakat untuk tidak melayani segala bentuk permintaan yang mengatasnamakan Kepala Kemenhaj Batam melalui media apapun (telepon, WhatsApp, media social, dll).
“Jangan pernah memberikan data pribadi kepada oknum tersebut. Lalu, jangan pernah melakukan transfer dana,” jelasnya lagi.
Kemudian dia juga meminta jika ada yang menjanjikan keberangkatan, lakukan konfirmasi ke kantor Kemenhaj Batam. “Status keberangkatan haji hanya melalui jalur resmi dan kuota yang telah ditetapkan pemerintah,” tambahnya.
“Kami berharap masyarakat untuk selalu waspada terhadap segala bentuk penipuan yang mengatasnamakan pejabat dan instansi pemerintah,” tuturnya menambahkan.
Sementara itu terkait proses keberangkatan haji tahun ini, Syahbudi menyampaikan, semuanya sesuai dengan rencana. ”
“Kloter pertama jamaah haji dari Embarkasi Batam tahun 2026 dijadwalkan masuk asrama haji Batam pada 21 April 2026 dan berangkat ke Tanah Suci pada 22 April 2026 menggunakan maskapai Saudia Airlines. Kloter ini umumnya diisi oleh jamaah asal Kepulauan Riau termasuk Batam,” terang Syahbudi.
“Insya Allah, musim haji tahun ini akan berjalan sesuai rencana,” pungkasnya. (fhy)








