Kepri Kejar Target 1,7 Juta Wisman, Benahi Kalender Wisata

Wisatawan Batam 2025
Pemko Batam menyambut wisatawan mancanegara (wisman) pertama yang tiba di Terminal Ferry Internasional Batam Centre pada Rabu, 1 Januari 2025. Foto: Pemko Batam

BATAM (gokepri) – Pemerintah Provinsi Kepulauan Riau (Kepri) kebut promosi dan kalender acara wisata demi dongkrak kunjungan wisatawan. Targetnya, 1,7 juta turis asing hadir tahun ini.

Kepala Dinas Pariwisata Kepri, Hasan, menegaskan salah satu tantangan utama saat ini adalah belum adanya kalender acara tetap yang bisa menjadi acuan bagi wisatawan. “Sekarang ini, wisatawan banyak yang tidak tahu kapan ada event. Contohnya di kawasan seperti Harbor Bay atau Bintan, tidak ada informasi jelas soal acara. Padahal itu tugas pemerintah untuk mempromosikannya,” ujar Hasan, belum lama ini.

Hasan menargetkan 1,7 juta kunjungan wisatawan mancanegara (wisman) dan potensi pendapatan hingga Rp17 triliun dari sektor pariwisata tahun 2025. Menurutnya, kalender acara yang jelas dan terjadwal akan menjadi daya tarik tambahan selain kuliner dan panorama alam Kepri. Wisatawan cenderung memperpanjang masa tinggal jika ada atraksi budaya, festival, atau acara seni yang bisa mereka nikmati.

HBRL

“Salah satu yang terkenal seperti Festival Dragon Boat di Tanjungpinang. Tapi wisatawan asing sering kali tidak tahu kapan dimulainya. Harusnya ada kepastian dan informasi yang bisa diakses jauh hari,” tambahnya.

Dinas Pariwisata saat ini sedang menyusun kalender acara tetap dan strategi promosi terpadu, agar setiap kegiatan pariwisata memiliki kepastian waktu dan sasaran pasar. Langkah ini dinilai krusial demi memenuhi target ambisius tahun depan.

Berdasarkan kalkulasi, target 1,7 juta kunjungan wisman akan menyumbang sekitar Rp8,16 triliun terhadap pendapatan daerah, dengan asumsi rata-rata pengeluaran wisman sebesar Rp4,8 juta per orang dan lama tinggal sekitar 1,7 hari. Sementara itu, dari target 4 juta wisatawan domestik, potensi pendapatan mencapai Rp8,8 triliun, dengan rata-rata belanja Rp2,2 juta per orang.

“Totalnya bisa mencapai Rp17 triliun, jika target terpenuhi baik dari wisman maupun wisnus. Ini kontribusi besar untuk perekonomian Kepri, terutama dari sektor transportasi, akomodasi, kuliner, hingga UMKM lokal,” jelas Hasan.

Optimisme ini juga didukung oleh agenda-agenda pariwisata yang akan digelar sepanjang semester II tahun 2025, yang diharapkan mampu menarik lebih banyak kunjungan dan memperpanjang lama tinggal wisatawan. “Kami sedang serius benahi promosi dan tata kelola event agar lebih efektif dan tepat sasaran. Promosi tidak bisa hanya sporadis, harus terencana dan konsisten,” tegas Hasan.

Baca Juga: Sunday Brunch di Batam Marriott Hotel Harbour Bay, Nikmati Cita Rasa Mediterania

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News

Penulis: Engesti Fedro
Editor: Candra Gunawan

Pos terkait