73 Siswa SMKN 8 Batam Ikut Uji Kompetensi Keahlian LSP-P3

Tim Penguji bersama Kepala Sekolah SMKN 8 Batam, Drs Refio MPd melihat siswanya mengikuti ujian praktek uji kompetensi, Senin (3/2/2020). (Dokumentasi SMKN 8)

Batam (gokepri.com) – Sebanyak 73 siswa-siswi jurusan Farmasi Klinis dan Komunitas SMKN 8 Batam mengikuti Uji Kompetensi Keahlian (UKK) dari Lembaga Sertifikasi Profesi Pihak Ketiga (LSP-P3) di bawah naungan Badan Nasional Sertifikasi Profesi (BNSP).

Pelaksanaan LSP-P3 ini dilaksanakan, Senin sampai Jumat (3-7/2/2020) di ruang Laboratorium SMKN 8. Pelaksanaan UKK yang dilakukan secara mandiri oleh pihak sekolah itu mendatangkan dua orang Penguji dari LSP Anaskes Solo, yang sudah tersertifikasi BNSP.

Kepala Sekolah SMKN 8, Drs Refio MPd, mengatakan, siswa yang mengikuti UKK tidak dipungut biaya. Mereka cuma diminta patungan untuk pengadaan timbangan kebutuhan uji kompetensi.

“Karena yang sekolah punya hanya 10 unit saja sedangkan yang dibutuhkan 18 unit,” kata Refio disela-sela kegiatan uji kompetensi, Senin (3/2/2020) lalu.

Ia menambahkan, siswa yang ikut UKK akan memperoleh sertifikasi LSP-P3 yang dikeluarkan langsung oleh BSNP.

Meski baru pertama kali sekolahnya menggelar uji kompetensi LSP-P3, namun Refio yakin anak didiknya mampu mengerjakan soal maupun praktik yang diujikan.

“Sebab anak-anak sudah pernah diberi pelajaran melakukan prakerin di dunia usaha dan dindustri (DUDI), terangnya.

Program selanjutnya, Refio akan mengikutsertakan semua siswa ikut ujian sertifikasi LSP-P3 ini. Karena ia menilai, sertifikasi ini diakui secara internasional.

“Sertifikasi LSP-P3 ini memberikan jaminan bagi lulusan dalam memasuki dunia kerja,” ujarnya mantap.

Apa yang SMKN 8 lakukan, Refio, sesuai dari nawacita Presiden, yakni meningkatkan kualitas anak didik dalam memasuki pasar kerja global. (aat)

BAGIKAN