4 Hektare Lahan di Singkep Pesisir Disiapkan untuk Penanaman Jagung Nasional

penanaman jagung nasional singkep
Waka Polres Lingga Kompol Andi ketika meninjau lahan persiapan penanaman jagung secara serentak di seluruh Indonesia di Desa Lanjut seluas 4 hektare, Selasa (14/1/2025). Foto: Jamariken Tambunan

LINGGA (Gokepri.com) – Polres Lingga terus mendukung program ketahanan pangan nasional yang diinisiasi Mabes Polri melalui penyiapan lahan produktif untuk penanaman jagung.

Sebanyak 4 hektare lahan di Desa Lanjut, Kecamatan Singkep Pesisir, telah disiapkan sebagai bagian dari program “Penanaman 1 Juta Hektare Jagung” yang akan dilakukan serentak secara virtual oleh Mabes Polri pada 21 Januari 2025.

Wakapolres Lingga, Kompol Andi Sutrisno, bersama Kepala Desa Lanjut, Dinas Pertanian Kabupaten Lingga, dan sejumlah pejabat utama Polres Lingga, mengecek kesiapan lahan pada Selasa (14/1/2025).

HBRL

Baca Juga: Mentan: Ketahanan Pangan Penting di Tengah Perubahan Iklim-Geopolitik

Lahan ini akan ditanami 1.000 bibit jagung manis dan 80 kilogram bibit jagung pipil untuk mendukung ketahanan pangan.

“Kami memastikan lahan seluas 4 hektare ini sepenuhnya digunakan untuk penanaman jagung dan tidak dialihkan untuk komoditas lain. Langkah ini merupakan komitmen Polres Lingga dalam mendukung program ketahanan pangan nasional,” ujar Kompol Andi.

Dalam program ini, Mabes Polri menargetkan 1,7 juta hektare lahan jagung yang dikelola oleh 423 Polres di seluruh Indonesia. Program ini bertujuan meningkatkan produksi jagung sebagai salah satu komoditas strategis di sektor pertanian.

Pada pengecekan hari ini, Polres Lingga menyiapkan 1 hektare lahan untuk penyemaian bibit jagung manis, sementara 3 hektare lainnya akan digunakan untuk penanaman.

Kapolres Lingga, AKBP Apri Fajar Hermanto, melalui Kompol Andi Sutrisno, menyatakan optimistis bahwa target penanaman akan tercapai.

“Kami berharap program ini memberikan manfaat besar bagi masyarakat Kabupaten Lingga, terutama dalam mendukung ketahanan pangan dan meningkatkan produktivitas sektor pertanian,” tambahnya.

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News

Pos terkait