Warga Nongsa Deklarasi Dukung Rudi-Rafiq, Dinilai Figur Ideal Bawa Kepri Lebih Maju

warga dukung rudi-rafiq
Ribuan warga dari berbagai elemen masyarakat di Kecamatan Nongsa memadati Hotel Hokkie pada Sabtu (31/8/2024) malam. Mereka deklarasi mendukung Muhammad Rudi-Aunur Rafiq di pilkada Kepri 2024. Foto: istimewa

BATAM (gokepri) – Ribuan warga Kecamatan Nongsa mendeklarasikan dukungan terhadap pasangan Muhammad Rudi-Aunur Rafiq sebagai calon gubernur dan wakil gubernur Kepulauan Riau di Pilkada Kepri 2024. Rudi-Rafiq dinilai pasangan yang ideal untuk membawa Kepri lebih maju.

Ribuan warga dari berbagai elemen masyarakat di Kecamatan Nongsa memadati Hotel Hokkie pada Sabtu (31/8/2024) malam. Deklarasi ini dihadiri oleh sejumlah tokoh masyarakat, relawan, serta loyalis partai pendukung pasangan Rudi-Rafiq.

Antusiasme warga terlihat sejak pukul 18.00 WIB, meskipun acara deklarasi yang mengusung tagline “Saatnya Kepri Lebih Maju” baru dimulai pada pukul 19.30 WIB. Massa yang hadir menunjukkan semangat dan dukungan terhadap pasangan calon tersebut.

HBRL

Ketua Tim Pemenangan Rudi-Rafiq Kecamatan Nongsa, Abdul Karim, dalam sambutannya menegaskan Muhammad Rudi dan Aunur Rafiq adalah figur pemimpin yang tepat untuk membawa perubahan signifikan bagi Provinsi Kepulauan Riau. Menurut Karim, kinerja keduanya telah terbukti selama memimpin Batam dan Karimun selama satu dekade terakhir.

“Kita sampaikan kepada orang-orang terdekat, kepada seluruh masyarakat Kepri, bahwa Bapak Muhammad Rudi dan Bapak Aunur Rafiq adalah jawaban untuk kemajuan Provinsi Kepri ke depannya,” kata Karim dengan penuh keyakinan.

warga dukung rudi-rafiq
Muhammad Rudi (kanan) dan Aunur Rafiq (kiri). Foto: istimewa

Baca: 

Sementara itu, Muhammad Rudi dalam pidatonya menyampaikan rasa terima kasihnya atas dukungan yang diberikan oleh masyarakat Nongsa. Ia berharap proses pemilihan kepala daerah di Provinsi Kepulauan Riau dapat berlangsung lancar hingga hari pemungutan suara pada 27 November mendatang.

“Saya mengucapkan terima kasih kepada semua yang hadir pada malam hari ini. Tadi saya bersama Pak Aunur Rafiq baru saja selesai menjalani tes kesehatan. Mudah-mudahan seluruh tahapan bisa kita lalui dengan lancar,” ujar Rudi, mengakhiri sambutannya.

Pasangan Rudi-Rafiq maju dalam pemilihan Gubernur dan Wakil Gubernur Kepri di Pilkada Serentak 2024 dengan dukungan dari tiga partai besar: NasDem, PDI Perjuangan, dan PSI. Selain itu, mereka juga mendapat dukungan dari partai nonparlemen yaitu Hanura, PKN, dan Partai Buruh.

KPU Kepri telah menyatakan bahwa berkas pendaftaran pasangan ini lengkap dan diterima untuk proses selanjutnya. Kini, KPU akan meneliti keabsahan berkas yang diajukan oleh Rudi dan Rafiq.

warga dukung rudi-rafiq
Ribuan warga dari berbagai elemen masyarakat di Kecamatan Nongsa memadati Hotel Hokkie pada Sabtu (31/8/2024) malam. Mereka deklarasi mendukung Muhammad Rudi-Aunur Rafiq di pilkada Kepri 2024. Foto: istimewa

Gabungan parpol pengusung Rudi-Rafiq memiliki 346.525 atau sekitar 31,8 persen suara hasil pileg 2024. Nasdem 149.781 suara (13,8 persen), PDIP 114.482 (10,8 persen), PSI 34.994 (3,2 persen), Hanura 34.894 (3,2 persen), Buruh 10.590 (0,9 persen) dan PKN 1.784 (0,1 persen). PSI dan Hanura masing-masing punya satu kursi. PDIP 4 kursi dan Nasdem 7 kursi di DPRD Kepri.

Rudi-Aunur berhadapan dengan partai koalisi gemuk pengusung petahana Ansar Ahmad-Nyanyang Haris Pratamura. Paslon ini diusung Gerindra, Golkar, PKS, Demokrat, PKB, PAN dan Perindo. Total kursi pengusung Ansar-Nyanyang sebanyak 32 kursi. Partai Gelora dikabarkan bergabung ke koalisi ini.

Mayoritas partai DPRD Kepri mendukung Ansar-Nyanyang. Pada pileg 2024, ada 11 partai yang lolos parlemen atau peraih kursi DPRD Kepri.

Efek Koalisi Indonesia Maju (KIM) pada Pilpres 2024 berdampak pula ke peta koalisi di pilgub Kepri. PKS yang sempat mendukung Rudi-Aunur, putar haluan ke Ansar-Nyanyang karena DPP PKS bergabung ke pemerintahan yang digalang partai pendukung Prabowo Subianto-Gibran Rakabuming Raka.

Rudi adalah salah satu tokoh politik paling kuat di Kepri. Selain sebagai Ketua DPW Nasdem Kepri, ia menjabat Walikota Batam sejak 2016. Lima tahun terakhir ia menjabat Kepala BP Batam ex officio. Sejak 2019, Rudi berhasil mengakhiri dualisme pemerintahan di Batam antara Pemerintah Kota Batam dan BP Batam yang tidak mampu dilakukan para pendahulunya sejak 2001.

Karier politik Rudi dimulai sejak ia menjabat anggota DPRD Batam pada 2009-2010. Setahun kemudian ia bertarung di pemilihan walikota sebagai wakil dari Ahmad Dahlan. Aunur adalah Bupati Karimun dua periode dan Ketua DPD Golkar Karimun. Aunur kemungkinan hengkang dari Golkar karena berbeda jalan politik dengan partainya yang mengusung Ansar.

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News

Pos terkait