Warga Kampung Melayu Dukung Ansar-Nyanyang, Program Sertifikat Rumah Nelayan Akan Dilanjutkan

Program sertifikat rumah nelayan
Calon wakil gubernur Kepri nomor urut 1, Nyanyang Haris Pratamura, saat menyampaikan komitmennya untuk melanjutkan program sertifikat rumah nelayan di hadapan warga Kampung Melayu, Baru Besar, Rabu (9/9/2024). Foto: Tim Pemenangan Nyanyang Haris

BATAM (gokepri) – Pasangan calon Ansar Ahmad-Nyanyang Haris Pratamura berjanji melanjutkan program sertifikat rumah nelayan di Kepri jika terpilih. Program ini bertujuan memberikan kepastian hukum bagi ribuan rumah nelayan di atas laut.

Calon Wakil Gubernur Kepulauan Riau (Kepri) nomor urut 1, Nyanyang Haris Pratamura, menegaskan komitmen itu dalam kampanye dialogis yang dihadiri ratusan warga Kampung Melayu, Baru Besar, pada Rabu (9/9/2024).

Sejak 2023, Pemprov Kepri di bawah kepemimpinan Ansar Ahmad telah menerbitkan lebih dari 2.500 sertifikat rumah nelayan. Program ini akan berlanjut di tahun 2025 dengan alokasi anggaran yang lebih besar untuk memastikan kepastian hukum bagi para nelayan yang tinggal di rumah-rumah di atas laut.

HBRL

“Tahun lalu kami menganggarkan Rp3 miliar dan sudah menerbitkan lebih dari 2.500 sertifikat yang telah dibagikan ke tujuh kabupaten/kota untuk para nelayan,” ungkap Nyanyang yang merupakan mantan Anggota DPRD Kepri periode 2019-2024.

Nyanyang menjelaskan pada 2025, Pemprov Kepri akan kembali mengalokasikan anggaran sebesar Rp2 miliar dari APBD untuk penerbitan 1.000 hingga 2.000 sertifikat rumah nelayan. Program ini bertujuan untuk memberikan kepastian hukum dan nilai ekonomis kepada para nelayan, di mana sertifikat tersebut dapat diagunkan di bank.

“Kami angsur program ini agar semua nelayan memiliki kepastian hukum, dan tanah yang mereka miliki memiliki nilai ekonomis karena sertifikat bisa dijadikan agunan di bank,” tambah Nyanyang.

Program sertifikat rumah nelayan
Calon wakil gubernur Kepri nomor urut 1, Nyanyang Haris Pratamura, saat menyampaikan komitmennya untuk melanjutkan program sertifikat rumah nelayan di hadapan warga Kampung Melayu, Baru Besar, Rabu (9/9/2024). Foto: Tim Pemenangan Nyanyang Haris

Dalam kesempatan tersebut, Nyanyang juga menekankan komitmennya untuk terus memperjuangkan penerbitan sertifikat bagi rumah nelayan di Kepri yang dibangun di atas laut. Ia memperkirakan masih ada sekitar 25.000 rumah nelayan yang belum memiliki kepastian hukum terkait tanah tempat mereka tinggal.

“Kecuali bangunan di atas laut yang digunakan untuk kegiatan usaha, yang membutuhkan perizinan khusus dari pemerintah daerah dan izin perikanan,” jelas Nyanyang.

Sementara itu, seorang tokoh masyarakat Kampung Melayu menyatakan warga siap mendukung pasangan Ansar-Nyanyang dalam Pilgub Kepri. Ia menegaskan masyarakat akan bekerja keras untuk memastikan pasangan ini terpilih.

“Sejak dulu saya pendukung setia Pak Ansar. Kami siap berjuang untuk memenangkan beliau, dan kami berharap dia bisa terpilih dan tetap memperhatikan masyarakat kecil seperti kami,” ungkap tokoh masyarakat tersebut.

Ia juga menambahkan semua masyarakat mendoakan agar apa yang dicita-citakan Pak Ansar dan Nyanyang bisa terwujud, dan jika terpilih nanti, mereka tetap peduli terhadap masyarakat bawah. “Kami akan terus berjuang di lapangan,” tambah dia. (INFO)

Program sertifikat rumah nelayan
Calon wakil gubernur Kepri nomor urut 1, Nyanyang Haris Pratamura, saat menyampaikan komitmennya untuk melanjutkan program sertifikat rumah nelayan di hadapan warga Kampung Melayu, Baru Besar, Rabu (9/9/2024). Foto: Tim Pemenangan Nyanyang Haris

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News

Baca: Ratusan Mubaligh dan Marbot Bersatu Dukung Ansar-Nyanyang

Pos terkait