BP Batam Perbaiki Jalan Atas Terowongan Pelita, Target Selesai Pekan Depan

Perbaikan jalan pelita batam
Pekerja menyiapkan perbaikan ruas Jalan Yos Sudarso di atas Underpass Pelita, Batam. BP Batam menargetkan pekerjaan rampung dalam waktu satu minggu. Foto: BP Batam

Perbaikan jalan atas terowongan Pelita dimulai usai banyak aduan warga. Lalu lintas tetap dibuka satu lajur.

BATAM (gokepri) – Keluhan warga soal jalan rusak di atas Underpass Pelita akhirnya direspons cepat. Badan Pengusahaan (BP) Batam mulai menyiapkan perbaikan ruas Jalan Yos Sudarso yang selama beberapa waktu terakhir dikeluhkan karena dinilai membahayakan pengguna jalan.

Perbaikan dijadwalkan dimulai Sabtu, 23 Mei 2026. BP Batam menargetkan pekerjaan rampung dalam waktu satu pekan dengan skema lalu lintas terbatas agar mobilitas warga tetap berjalan.

HBRL

Baca Juga: Perbaikan Jalan Vista, BP Batam Alihkan Arus dari Batam Center ke Sekupang

Ruas Jalan Yos Sudarso di atas Terowongan Pelita menjadi perhatian setelah warga menyampaikan keluhan terkait kondisi permukaan jalan yang rusak. Muncul cekungan di jalur cepat dan tampak akan amblas. Titik tersebut merupakan salah satu jalur dengan lalu lintas padat yang menghubungkan sejumlah kawasan di pusat Kota Batam.

Merespons laporan itu, Direktorat Pembangunan Infrastruktur BP Batam langsung menyiapkan pekerjaan perbaikan.

Direktur Pembangunan Infrastruktur BP Batam, Wulung Dahana, mengatakan proses pengerjaan dimulai pada Sabtu, 23 Mei 2026. Saat ini, BP Batam masih melakukan persiapan teknis dan mobilisasi peralatan ke lokasi.

“Untuk saat ini, BP Batam sedang dalam proses persiapan peralatan pekerjaan. Dan malam ini akan langsung dimobilisasi ke lokasi,” kata Wulung, Jumat sore, 22 Mei 2026.

Ia menjelaskan, perbaikan ditargetkan selesai dalam waktu sekitar satu minggu. Selama pekerjaan berlangsung, ruas Jalan Yos Sudarso tidak akan ditutup sepenuhnya.

BP Batam memutuskan tetap membuka akses kendaraan menggunakan satu lajur setelah berkoordinasi dengan pihak kepolisian. Langkah itu diambil mengingat tingginya mobilitas masyarakat yang melintas di kawasan tersebut.

“Untuk pengerjaannya akan dimulai dengan pekerjaan beton rigid. Fokus utama kami bagaimana menjaga keselamatan dan kenyamanan masyarakat Kota Batam,” ujar Wulung.

Perbaikan di kawasan Pelita ini juga menjadi ujian bagi pola respons cepat yang belakangan dikedepankan BP Batam. Infrastruktur jalan menjadi salah satu persoalan yang paling sering dikeluhkan masyarakat, terutama di jalur utama dengan intensitas kendaraan tinggi.

Wulung mengatakan, di bawah kepemimpinan Kepala BP Batam Amsakar Achmad dan Wakil Kepala BP Batam Li Claudia Chandra, setiap laporan masyarakat diminta segera ditindaklanjuti.

Menurut dia, pendekatan yang diterapkan saat ini mengutamakan kecepatan respons serta kedekatan pelayanan kepada masyarakat.

“Setiap laporan harus menjadi prioritas dan tidak dibiarkan terlalu lama,” kata Wulung.

BP Batam juga meminta masyarakat memahami potensi gangguan lalu lintas selama proses pengerjaan berlangsung. Pengguna jalan diimbau menyesuaikan waktu perjalanan karena kapasitas ruas akan berkurang sementara.

“Kami memohon maaf atas ketidaknyamanan selama proses perbaikan berlangsung. Kami juga berharap seluruh masyarakat dapat bekerja sama agar pengerjaan selesai tepat waktu,” ujar Wulung.

Baca Juga: Akses Kawasan Industri Diperkuat, BP Batam Garap Empat Proyek Jalan

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News

Pos terkait