Dumai (gokepri) – Prajurit TNI Angkatan Laut dari Lanal Dumai, Riau, menggagalkan aksi perompakan yang diduga hendak mencuri di atas kapal niaga berbendera Bahamas MV African Halcyon. Kapal tersebut lego jangkar di perairan Dumai, Selat Malaka, saat kejadian.
Berdasarkan siaran pers Dinas Penerangan TNI AL, lronologis kejadian bermula ketika alarm MV African Halcyon dibunyikan pada Kamis (29/2). ABK kapal melihat empat orang perompak memanjat badan kapal untuk menuju geladak.
Tim tanggap darurat First Fleet Quick Respon Pangkalan TNI Angkatan Laut (Lanal) Dumai segera bergerak ke lokasi kejadian setelah mendengar alarm. Tim menggunakan perahu cepat Sea Rider 85 untuk mencapai MV African Halcyon.
Baca Juga:
- Beroperasi 23 Tahun, Lanal Karimun Bekuk Sindikat Perompak Selat Malaka
- Polda Kepri Tangkap Tujuh Perompak di Perairan Batuampar
- Perompak Serang Tiga Kapal di Selat Singapura
Kedatangan pasukan TNI AL membuat para perompak panik dan menceburkan diri ke laut. Mereka melarikan diri menggunakan speedboat.
Penyelidikan terhadap insiden ini masih berlangsung. TNI AL mendalami kemungkinan adanya keterlibatan orang dalam. Sejumlah prajurit saat ini bersiaga di sekitar area lego jangkar MV African Halcyon.
Selat Malaka merupakan jalur pelayaran antarnegara yang sibuk dan padat, namun rawan aksi perompakan. Kapal-kapal yang lego jangkar di tengah laut seperti MV African Halcyon kerap menjadi sasaran karena situasi mereka yang rentan dan pengawasan yang lemah.
Di Selat Malaka, terutama di perairan-perairan Indonesia, TNI AL telah beberapa kali menggagalkan aksi penyelundupan, mulai dari benih lobster sampai perdagangan orang yang berkedok pekerja migran.
Kepala Staf TNI Angkatan Laut Laksamana TNI Muhammad Ali menegaskan bahwa seluruh prajurit TNI AL harus hadir untuk melindungi perairan laut Nusantara dari semua ancaman. Laksamana Ali juga berpesan kepada prajurit agar senantiasa meningkatkan kesiapsiagaan demi mencegah dan menghalau ancaman yang datang.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News








