Perompak Serang Tiga Kapal di Selat Singapura

pembajakan kapal laut
Selat Singapura. (Foto: Straits Times)

Singapura (gokepri.com) – Perompak bersenjata menyerang tiga kapal di jalur timur Selat Singapura selama enam jam pada Minggu malam hingga Senin pagi (8-9 November). Pelaku berhasil lolos.

Regional Cooperation Agreement on Combating Piracy and Armed Robbery against Ships in Asia (ReCAAP) Information Sharing Centre (ISC) atau semacam pusat kerja sama melawan kejahatan di laut menyatakan pelaku perompakan itu belum ditangkap. “Para perompak mungkin menyerang lagi,” ujar ISC dilansir Straits Times, Senin (9/11/2020).

Tidak ada konfrontasi antara pelaku dan kru dalam ketiga insiden tersebut dan tidak ada kru yang terluka.

HBRL

Tapi peralatan kapal dijarah dari satu kapal, dan pelampung dari kapal lain, sementara tidak ada yang diambil dari kapal ketiga.

Insiden bersenjata terbaru ini membuat jumlah total serangan serupa tahun ini di Selat Singapura menjadi 31, dibandingkan dengan jumlah insiden yang sama sepanjang tahun lalu.

Baca Juga:

Insiden pertama terjadi pada pukul 9.25 malam pada Minggu, ketika kapal tanker Zeno sedang melakukan perjalanan di dekat Tanjung Bulat di Johor Timur, Malaysia.

Tiga pelaku terlihat di ruang mesin.

Tidak ada penampakan lebih lanjut dari pelaku dan beberapa peralatan pengiriman, termasuk sounding rod dan alat bantu pernapasan portabel, dicuri dari ruang mesin.

Pos terkait