Cara memasak dan menyimpan makanan ikut menentukan kualitas gizi yang diterima anak setiap hari.
JAKARTA (gokepri) — Cara memasak yang keliru bisa mengurangi kandungan gizi makanan. Dampaknya, kebutuhan nutrisi anak tidak terpenuhi secara optimal.
Dietisien Rumah Sakit Hasan Sadikin Bandung, Yesi Herawati, mengatakan metode memasak berpengaruh besar terhadap kualitas nutrisi yang dikonsumsi.
Baca Juga: Nutrisi Tulang Sehat, Ini 7 Makanan Sumber Vitamin D yang Perlu Anda Konsumsi
“Memasak sayur atau makanan terlalu lama (overcooking) bisa merusak protein dan vitamin yang sensitif terhadap panas, seperti vitamin C dan beberapa vitamin B,” kata Yesi, Selasa.
Ia menyarankan metode memasak yang lebih ramah gizi, seperti mengukus atau merebus dalam waktu singkat. Sayuran cukup dimasak hingga layu, tidak perlu terlalu lama.
Air rebusan juga sebaiknya tidak dibuang karena mengandung vitamin yang larut selama proses memasak.
Selain itu, bahan makanan tidak perlu dipotong terlalu kecil sebelum dimasak. Mengupas kulit buah atau sayur secara berlebihan juga bisa mengurangi kandungan nutrisi.
Pada tahap penyajian, Yesi mengingatkan agar tidak memanaskan makanan berulang kali atau menggoreng terlalu lama.
“Menghangatkan makanan berkali-kali bisa menurunkan kandungan gizi dan juga berisiko terhadap keamanan makanan,” ujarnya.
Penyimpanan makanan juga berperan penting. Makanan sebaiknya disimpan pada suhu yang tepat, tertutup rapat, dan tidak bercampur dengan bahan lain untuk mencegah kontaminasi bakteri.
Di sisi lain, pola makan anak turut memengaruhi kecukupan gizi. Konsumsi makanan instan yang tinggi gula, garam, dan lemak masih sering terjadi.
Kebiasaan tersebut meningkatkan risiko penyakit degeneratif seperti hipertensi, penyakit jantung, dan diabetes.
Kurangnya variasi menu juga membuat asupan gizi tidak seimbang.
“Kurangnya konsumsi sayur dan buah menyebabkan asupan vitamin, mineral, dan serat tidak tercukupi. Penggunaan gula, garam, dan penyedap berlebihan bisa membuat anak lebih menyukai rasa kuat,” kata Yesi.
Ia menegaskan pemenuhan gizi sejak dini sangat menentukan tumbuh kembang anak, mulai dari kondisi fisik hingga kecerdasan dan risiko gangguan metabolik di masa depan. ANTARA
Baca Juga: Lima Kombinasi Makanan yang Baik untuk Menyerap Nutrisi
Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News








