BINTAN (gokepri) – Ketua Komisi II DPRD Provinsi Kepulauan Riau (Kepri), Wahyu Wahyudin, memimpin gerakan penanaman pohon sukun dan bambu betung di sepanjang Daerah Aliran Sungai (DAS) di Pulau Bintan.
Tujuan dari upaya ini adalah untuk melindungi tanah dan air sekaligus meningkatkan ekonomi masyarakat setempat. “Tujuan utama penanaman pohon ini untuk konservasi tanah dan air yang dapat dimanfaatkan warga,” kata Wahyudin di Tanjungpinang, Kamis 9 Februari 2023.
Ia mengatakan penanaman pohon itu juga salah satu upaya pemulihan sebaran lahan kritis seiring bertambahnya pembangunan infrastruktur di Pulau Bintan.
Berdasarkan kajian, lahan seluas 36.827 hektare atau 31,45 persen di Bintan tergolong kriteria kritis hingga sangat kritis. Hal ini mempengaruhi ketersediaan air bersih di Bintan yang saat ini mengalami defisit air baku sekitar 461 liter per detik. Oleh karena itu, tindakan untuk meningkatkan ketersediaan air bersih perlu segera dilakukan.
Evaluasi klasifikasi Balai Pengelolaan DAS Kepri juga menunjukkan bahwa seluruh DAS di Bintan harus dipulihkan, terutama lima DAS utama yang bermuara ke Teluk Bintan, seperti DAS Ekang Anculai, DAS Bintan, DAS Kangboi, DAS Jago, dan DAS Gesek.
“Pemulihan lima DAS penyangga di Bintan tidak dapat ditawar lagi, baik yang ada di kawasan hutan maupun areal budi daya,” ujar Wahyu.
Selain pohon sukun dan bambu betung, masyarakat juga bisa menanam jenis-jenis tanaman berkayu yang bernilai ekonomi tinggi seperti kemiri, jengkol, durian, dan alpukat. Ini merupakan kombinasi terbaik untuk konservasi tanah dan air serta peningkatan ekonomi masyarakat.
“Selain menjaga debit air. Penanaman pohon ini diharapkan bisa meningkatkan ekonomi masyarakat di sekitar DAS,” ujarnya.
Ketua Komisi II DPRD Provinsi Kepulauan Riau menekankan pentingnya kerjasama pemerintah dengan perusahaan-perusahaan berbasis lingkungan, seperti PT Pertamina, dalam menggalakkan penanaman pohon di DAS Bintan. Ia berharap upaya ini dapat membantu memulihkan lahan kritis, meningkatkan ketersediaan air bersih, dan meningkatkan ekonomi masyarakat di sekitar DAS.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News
Baca Juga: Wahyu Wahyudin Optimis Produk UMKM Kepri Tembus Pasar Dunia
Penulis: Engesti








