Tak Ada Lagi Isolasi Mandiri, Pasien Positif Covid-19 Jalani Perawatan di Rumah Sakit

Minyak goreng Rp10.000
Wakil Wali Kota Batam Amsakar Achmad menghadiri operasi pasar yang menjual minyak goreng Rp10.000/liter di Villa Pesona Asri, Kamis 20 Januari 2022. (Foto: Humas Pemko Batam)

Batam (gokepri.com) – Jumlah kasus Covid-19 di Kota Batam terus meningkat. Pemerintah Kota (Pemko) Batam pun akan mengambil sejumlah kebijakan untuk memutus rantai penyebaran Covid-19.

Wakil Wali Kota Batam, Amsakar Achmad mengatakan salah satunya adalah terkait isolasi pasien Covid-19. Pihaknya meminta semua pasien positif agar tidak melakukan isolasi mandiri di rumah.

“Tapi kita akan isolasi di rumah sakit, termasuk RSKI Galang,” kata Amsakar, Rabu 2 Februari 2022.

Amsakar mengatakan tenaga kesehatan harus bekerja ektra untuk membujuk pasien positif untuk mau menjalani perawatan di rumah sakit. Pihaknya berharap para pasien Covid-19 dapat memaklumi hal tersebut.

Saat ini pemerintah menurutnya sudah menghapus isolasi mandiri sebagai langkah antisipasi memutus mata rantai penyebaran Covid-19. Amsakar juga sudah memperintahkan Camat dan Kepala Puskemas untuk menjalankan kebijakan tersebut.

“Para pasien Covid-19 sudah dijemput untuk diisolasi di RSKI Galang,” ujarnya.

Selain itu, Amsakar juga mengajak masyarakat untuk terus menjalankan protokol kesehatan. Sehingga penyebaran Covid-19 tidak terus meluas dan dapat dicegah.

Sebagaimana diketahui jumlah kasus Covid-19 di Kota Batam menunjukan tren peningkatan dalam beberapa hari terakhir. Masyarakat diimbau untuk terus meningkatkan protokol kesehatan.

Laporan Satgas Covid-19 di Kota Batam pada 2 Februari 2022, terdapat 12 kasus aktif baru. Sehingga total pasien yang saat ini masih menjalani perawatan atau isolasi mandiri sebanyak 72 kasus.

Kecamatan yang sebelumnya sempat zona hijau, kini kembali masuk dalam zona merah covid-19. Terdapat 22 kasus di kecamatan tersebut.

Selanjutnya Kecamatan Bengkong terdapat 15 kasus aktif, Sekupang 10 aktif, Lubuk Baja 8 kasus akti, Nongsa 7 kasus aktif, Sagulung 3 kasus aktif, Sei Beduk 2 kasus aktif, Batuaji 1 kasus aktif. Kemudian 2 sisanya merupakan dari luar wilayah atau transit.

(Penulis : Romadi)

Pos terkait