Siapa Muhammad Sarmuji yang Kini Menjabat Menteri Perindustrian?

Menteri Perindustrian Muhammad Sarmuji saat pelantikan di Istana Kepresidenan Jakarta.
Muhammad Sarmuji. Foto: Golkar Jawa Timur

Politikus Golkar Muhammad Sarmuji resmi menjabat Menteri Perindustrian. Kariernya bermula dari seorang aktivis mahasiswa.

JAKARTA (gokepri) – Kursi pimpinan Kementerian Perindustrian beralih kepada Muhammad Sarmuji pada Kamis (1/10). Pria kelahiran Surabaya pada 10 Juni 1974 ini menggeser posisi Agus Gumiwang Kartasasmita usai mengucap sumpah jabatan di Istana Kepresidenan, Jakarta.

Penunjukan Sarmuji sebagai menteri melengkapi rekam jejak panjangnya dalam dunia kepemudaan serta politik nasional. Saat ini, ia memikul tanggung jawab sebagai Sekretaris Jenderal Partai Golkar periode 2024–2029.

Baca Juga: Menteri Perindustrian Apresiasi Vaksinasi di PT Philips dan Satnusa Batam

Perjalanan karier sang menteri bermula dari akar rumput saat ia aktif menggerakkan kelompok mahasiswa. Laman resmi MPR RI mencatat kiprah awalnya bermula sebagai Ketua Koperasi Mahasiswa Universitas Jember pada 1996–1998, disusul peran Ketua Umum HMI Cabang Jember rentang 1998–2000.

Pengalaman organisasinya makin matang ketika ia bertugas sebagai Wakil Sekretaris Jenderal DPP AMPI sejak 2003 sampai 2009. Sarmuji kemudian menduduki kursi Ketua Komite Nasional Pemuda Indonesia (KNPI) periode 2008–2011, bersamaan dengan posisinya sebagai Dewan Penasihat Forum Silaturahmi Santri (FORSIS) rentang tahun 2008–2014.

Ia pernah memimpin sayap pemuda Partai Golkar saat menjabat Sekretaris Jenderal PP AMPG pada kurun waktu 2010–2015. Pada era yang sama, Sarmuji turut membina sektor agraris sebagai Wakil Sekretaris Jenderal Himpunan Kerukunan Tani Indonesia (HKTI) sejak 2011 hingga 2014.

Langkah politiknya melesat tajam saat rakyat memilihnya masuk ke parlemen sebagai anggota DPR RI pada pemilihan umum 2014. Partai Golkar turut menugaskan Sarmuji merangkap jabatan sebagai Wakil Sekretaris Jenderal Pemenangan Pemilu wilayah Jawa-Kalimantan pada masa itu.

Selama berkantor di kompleks parlemen Senayan, ia gigih mengawal berbagai sektor krusial mulai dari Komisi XI, Komisi IX, hingga Komisi VI. Pengabdian panjangnya sebagai wakil rakyat memuncak saat rekan-rekan separtainya memercayakan posisi Ketua Fraksi Golkar kepadanya sebelum ia melangkah ke kursi kementerian.

Ads bp batam 2026 baru

Baca Juga: Prabowo Rombak Kabinet, Ini Daftar Menteri Baru Hasil Reshuffle

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News

Pos terkait