Siaga Konvoi Kelulusan, Kapolresta Tanjungpinang Imbau Siswa Tak Euforia Berlebihan

konvoi kelulusan
Kapolresta Tanjungpinang, Kombes Pol Heribertus Ompusunggu. Foto: gokepri/Engesti Fedro

Tanjungpinang (gokepri) – Ribuan siswa SMA/K sederajat di Tanjungpinang bersiap menyambut pengumuman kelulusan yang akan dilaksanakan hari ini, Senin (6/5/2024). Untuk mengantisipasi euforia berlebihan dan menjaga keamanan dan ketertiban masyarakat, Polresta Tanjungpinang mengerahkan 120 personel untuk berpatroli di berbagai titik strategis.

Kapolresta Tanjungpinang, Kombes Pol Heribertus Ompusunggu, mengatakan pengamanan akan dilakukan selama dua hari, yakni pada hari kelulusan dan besok harinya.

Baca Juga:

“Untuk sementara kami kerahkan 80 personel. Kemudian akan ada patroli juga dari masing-masing polsek. Kami akan pantau terus sampai malam,” kata Kapolres.

Heribertus menjelaskan pihaknya telah memetakan beberapa titik keramaian yang biasa digunakan para siswa untuk merayakan kelulusan, seperti Jembatan Dompak dan Tugu Pensil.

“Konvoi dapat membahayakan keselamatan siswa dan pengendara lainnya. Mending berkumpul di satu tempat sambil makan-makan lebih baik,” ucapnya.

Ia mengimbau agar para siswa yang menerima surat kelulusan tidak merayakan dengan euforia berlebihan dan lebih memaknai kelulusan dengan syukuran bersama keluarga.

“Kemudian jangan coret-coret karena baju bekas itu bisa digunakan oleh juniornya atau adik-adiknya,” pungkasnya.

Diberitakan, Dinas Pendidikan (Disdik) Kepri menyiapkan sejumlah langkah antisipasi menjelang pengumuman kelulusan siswa Sekolah Menengah Atas (SMA) sederajat.

Kepada Dinas Pendidikan (Disdik) Kepri Andi Agung mengatakan akan berkoordinasi dengan kepolisian untuk mengantisipasi konvoi siswa di dan coret-coret baju saat momen kelulusan.

“Kami sudah surati polisi,” kata Andi Senin 6 April 2024.

Andi mengatakan pengumuman itu akan berlangsung hari ini, Senin (6/5/2024) untuk siswa Sekolah Menengah Atas (SMA), Sekolah Menengah Kejuruan (SMK), dan Sekolah Luar Biasa (SLB).

“Iya sore ini kita pengumuman pukul 17.00 WIB secara online,” katanya.

Ia mengimbau agar para peserta didik tidak melakukan konvoi dan coret-coret. Pihaknya pun telah menyampaikan hal tersebut dan menyurati kepolisian. Disdik Kepri telah memetakan sejumlah titik rawan seperti di Tanjungpinang, Karimun, dan Kota Batam.

“Kita sudah sampaikan ke satuan pendidikan tidak dibenarkan untuk konvoi. Polda Polres sudah kita hubungi dan surati,” ucapnya.

“Tidak boleh coret-coret. Baju itu lebih baik disumbangkan ke adik-adik kelasnya,” kata Andi Agung.

Andi Agung menegaskan, akan ada sanksi untuk peserta didik yang melakukan konvoi dan coret-coret. Tetapi, sanksi itu diserahkan pada satuan pendidikan masing-masing.

“Kami imbau guru melihat anak-anaknya juga,” tegas Andi.

Penulis: Engesti Fedro

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News

Pos terkait