29 Titik Banjir Ditangani, Li Claudia Pastikan Infrastruktur Terus Dibenahi

Wakil Kepala BP Batam Li Claudia Chandra meninjau kondisi drainase di Kelurahan Belian, Batam, untuk mengevaluasi penanganan banjir.
Wakil Kepala BP Batam Li Claudia Chandra meninjau kondisi drainase di Kelurahan Belian, Batam, Kamis (27/8/2026), sebagai bagian dari evaluasi penanganan banjir. Foto: BP Batam

Penanganan banjir tak berhenti pada pembangunan drainase. BP Batam kembali mengecek kondisi saluran di sejumlah kawasan.

BATAM (gokepri) – Penanganan 29 titik banjir di Batam terus dievaluasi BP Batam untuk memastikan perbaikan drainase benar-benar mengatasi genangan sesuai kondisi setiap kawasan.

Evaluasi itu berlangsung dengan pengecekan langsung terhadap kondisi saluran, termasuk mencari hambatan aliran air yang berpotensi memicu banjir. Pada Kamis (27/8/2026), Wakil Kepala BP Batam Li Claudia Chandra bersama Anggota/Deputi Bidang Infrastruktur BP Batam Mouris Limanto meninjau dua drainase di Kelurahan Belian.

Baca Juga: Mengapa Penanganan Banjir Batam Tak Bisa Instan? 

Kedua lokasi tersebut berada di Jalan Tengku Sulung, depan Perumahan Odessa, serta Jalan Hang Tuah Taman Raya Tahap 4, depan SMP Negeri 28 Batam.

Di kedua lokasi, tim menemukan penumpukan material yang berpotensi menghambat aliran air. Mereka juga melihat kebutuhan perbaikan fungsi drainase dan akses jalan inspeksi di sekitar saluran.

Pengecekan tersebut menjadi bagian dari evaluasi infrastruktur yang sebelumnya telah dibangun atau diperbaiki. BP Batam ingin memastikan kapasitas dan fungsi saluran sesuai dengan kebutuhan kawasan, bukan sekadar selesai secara fisik.

Wakil Kepala BP Batam Li Claudia Chandra meninjau kondisi drainase di Kelurahan Belian, Batam, untuk mengevaluasi penanganan banjir.
Wakil Kepala BP Batam Li Claudia Chandra meninjau kondisi drainase di Kelurahan Belian, Batam, untuk mengevaluasi penanganan banjir. Foto: BP Batam

Sebelumnya, pada Selasa (25/8/2026), Li Claudia meninjau Drainase Jalan S. Parman di Piayu, drainase depan RS Graha Hermine di Batu Aji, dan Drainase Spillway di Muka Kuning.

Ia juga melihat kebutuhan penerangan jalan umum (PJU) di ruas Simpang Pollux-Simpang Telkom. Penerangan tersebut disiapkan untuk mendukung keamanan dan kenyamanan pengguna jalan.

“Kami ingin melihat langsung kondisi di lapangan,” kata Li Claudia.

Menurut dia, drainase dan penerangan jalan merupakan infrastruktur yang manfaatnya langsung dirasakan masyarakat sehingga kondisinya perlu terus diperhatikan sesuai kebutuhan setiap lokasi.

Evaluasi menjadi penting karena persoalan banjir tidak selalu sama di setiap kawasan. Selain kapasitas saluran, aliran air dapat terganggu material yang menumpuk atau kondisi lingkungan di sekitar drainase.

Li Claudia meminta pembenahan infrastruktur berjalan berkelanjutan dan mendapat dukungan masyarakat melalui pemeliharaan kebersihan lingkungan.

“Peran aktif masyarakat dalam menjaga kebersihan lingkungan sangat dibutuhkan agar fungsi drainase tetap optimal,” ujarnya.

Mouris mengatakan tim teknis akan terus memantau kondisi lapangan sebagai dasar menentukan penanganan berikutnya.

“Tim teknis kami akan terus mengevaluasi kondisi lapangan agar formulasi penanganan tepat sasaran,” kata Mouris.

Salah satu hasil penanganan terlihat di kawasan Simpang Kabil atau Simpang Kepri Mal. Melalui skema proyek multiyears 2026-2027, BP Batam meningkatkan saluran drainase di kawasan tersebut.

Setelah saluran diperbaiki, genangan yang sebelumnya kerap muncul ketika hujan kini tidak lagi dirasakan masyarakat setempat.

Hasil di Simpang Kabil menjadi gambaran bahwa penanganan banjir tidak cukup berhenti pada pembangunan infrastruktur. Kondisi saluran setelah perbaikan tetap perlu dipantau untuk memastikan fungsi yang diharapkan benar-benar dirasakan warga.

BP Batam bersama Pemerintah Kota Batam terus mengevaluasi titik-titik yang telah mendapat penanganan sekaligus memetakan kebutuhan baru. Pemantauan itu diarahkan untuk memastikan infrastruktur dasar tetap berfungsi menghadapi persoalan banjir di setiap kawasan.

Baca Juga: Banjir Berulang, BP Batam Siapkan Solusi

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News

Pos terkait