Sepakat Koalisi di Pilgub Kepri, PDIP-Gerindra Masih Sembunyikan Nama Paslon

Walikota Tanjungpinang yang juga Ketua Gerindra Kepri, Syahrul.

Batam (gokepri.com) – Partai Gerindra resmi berkoalisi dengan PDI Perjuangan (PDIP) pada Pemilihan Gubernur dan Wakil Gubernur (Pilgub) Kepri 2020. Namun meski sudah resmi berkoalisi, mereka belum memiliki nama pasangan calon (paslon) yang bakal diusung.

Didesak nama paslon koalisi Gerindra-PDIP di Pilgub Kepri, Sekretaris DPD Partai Gerindra Kepri Onward Siahaan berkelit. Menurutnya, pengumuman nama paslon masih menunggu waktu yang tepat.

“Soal pengantinnya (pasangan calon yang diusung) tunggu waktu yang tepat. Yang penting sekarang soal koalisi partainya dulu,” kilah Onward, Rabu (11/3/2020).

Berdasarkan hasil Pemilu 2019, PDIP meraih kursi terbanyak dari 45 kursi di DPRD Kepri dengan 8 kursi, sama dengan raihan Golkar. Kemudian PKS dan Nasdem sama-sama meraih 6 kursi, Demokrat dan Gerindra sama-sama meraih 4 kursi, Hanura dan PKB sama-sama meraih 3 kursi, PAN 2 kursi, dan PPP 1 kursi.

Koalisi Gerindra-PDIP memiliki 12 kursi, sudah cukup untuk mengusung paslon, karena sudah lebih dari 20 persen (9 dari 45) kursi DPRD Kepri. Apalagi jika ditambah dengan 2 kursi PKB yang sejak awal sudah merapat ke PDIP, maka koalisi ini sudah punya 14 kursi atau 31 persen dukungan parpol.

Sebelumnya, PDIP sudah mengusulkan Soerya-Isdianto sebagai paslon di Pilgub Kepri ke DPP PDIP. Namun duet ini retak dengan ‘drama akhir’ hengkangnya Isdianto dari lingkaran Soerya dan PDIP.

Dengan resminya koalisi Gerindra-PDIP, Walikota Tanjungpinang sekaligus Ketua Gerindra Kepri Syahrul disebut-sebut menjadi kandidat kuat untuk mendampingi Soerya. Nama paslon Soerya-Syahrul di Pilgub Kepri kembali mencuat.

Namun Onward masih enggan menanggapi kemungkinan duet Soerya-Syahrul di Pilgub Kepri. “Sebaiknya ditanyakan langsung kepada calon pengantinnya (Calon Gubernur),” kata Onward mengelak. (wan)

BAGIKAN