Sayangi Paru, KPJ Johor Edukasi Warga Batam Bahaya Rokok dan Pentingnya Deteksi Dini

KPJ Johor kanker paru
Dr Muhammad Redzwan, Pakar Internis Subspesialis Paru dan Pernapasan dari KPJ Johor, menyampaikan sosialisasi mengenai pentingnya menjaga kesehatan paru-paru dan mengenali gejala awal kanker paru-paru kepada warga Batam dalam acara ramah tamah di Batam, Jumat (25/4/2025). Acara ini juga dihadiri oleh Prof Emeritus Dato’ Dr. Abdul Jalik, Spesialis Radiologi dan Nuklir dari KPJ Johor. GOKEPRI/Muhammad Ravi

BATAM (gokepri) – KPJ Johor mengedukasi warga Batam tentang pentingnya kesehatan paru dan deteksi dini kanker, terutama bahaya rokok dan gejala awal penyakit. Selain itu, mereka memperkenalkan teknologi PET/CT-Scan yang akan meningkatkan akurasi diagnosis di rumah sakit tersebut.

Johor Specialist Hospital (KPJ) Johor kembali menggelar acara ramah tamah sekaligus sosialisasi pentingnya menjaga kesehatan paru-paru dan mengenali gejala awal kanker paru-paru kepada puluhan warga Batam, pada Jumat (25/4/2025). Acara yang berlangsung santai dengan makan malam bersama ini menghadirkan dua dokter spesialis dari KPJ Johor, yakni Dr. Muhammad Redzwan, Pakar Internis Subspesialis Paru dan Pernapasan, serta Prof. Emeritus Dato’ Dr. Abdul Jalik, Spesialis Radiologi dan Nuklir. Keduanya menyampaikan informasi penting seputar kesehatan paru-paru.

Dr. Muhammad Redzwan menjelaskan peningkatan kasus kanker paru-paru pascapandemi COVID-19. Ia mengingatkan warga Batam untuk hidup sehat dan menghindari rokok. “Jangan merokok, karena 90 persen pasien kanker paru-paru adalah perokok aktif atau mantan perokok,” tegasnya. Ia juga menekankan pentingnya olahraga rutin dan menghindari paparan asap rokok.

HBRL

“Walaupun tidak merokok, tetapi jika sering berada di sekitar perokok, risikonya tetap ada,” jelasnya. Dr. Redzwan mengimbau warga mewaspadai gejala awal seperti kelelahan berlebih, sesak napas, dan penurunan berat badan drastis. “Kalau jalan sedikit saja sudah lelah, napas terasa berat, lalu berat badan turun drastis tanpa sebab jelas, segera periksa ke dokter,” paparnya.

Deteksi dini, lanjutnya, sangat penting untuk memudahkan pengobatan. “Kalau kanker terdeteksi sejak dini, kita bisa tangani dengan lebih mudah,” ujarnya.

Sementara itu, Prof. Emeritus Dato’ Dr. Abdul Jalik memperkenalkan teknologi PET/CT-Scan di KPJ Johor, alat pemindai medis canggih untuk deteksi penyakit hingga tingkat sel. “Dibandingkan CT-Scan biasa, PET/CT-Scan jauh lebih akurat. Teknologi ini memberikan gambaran yang sangat detail tentang perubahan dalam organ tubuh pasien,” jelasnya.

Ia menambahkan, alat ini akan mulai beroperasi di KPJ Johor pada awal Mei 2025. “Ini merupakan terobosan baru di dunia kesehatan. Dengan hadirnya alat ini, KPJ Johor menjadi satu-satunya rumah sakit yang menggunakan teknologi terbaru dan tercanggih tersebut,” tutupnya.

Baca Juga: KPJ Johor Specialist Hospital Kenalkan Teknologi Terbaru untuk Pasien Paru

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News

Penulis: Muhammad Ravi
Editor: Candra Gunawan

Pos terkait