Pertemuan berlangsung hangat menjelang Idulfitri, dihadiri pimpinan DPR dan sejumlah tokoh.
JAKARTA (gokepri) – Presiden Prabowo Subianto menerima Presiden ke-5 RI Megawati Soekarnoputri di Istana Merdeka, Jakarta, Kamis (19/3/2026) siang. Pertemuan yang berlangsung menjelang Idulfitri 1447 Hijriah itu disebut sebagai bagian dari upaya mempererat silaturahmi antarpemimpin bangsa sekaligus membuka ruang pertukaran pandangan strategis.
Berdasarkan keterangan yang disampaikan melalui akun Instagram resmi Presiden (@prabowo), pertemuan dengan Megawati berlangsung pada hari ke-29 Ramadan. Presiden menekankan pentingnya menjaga komunikasi dan hubungan baik di antara para pemimpin nasional.
Baca Juga: Manuver Geopolitik Diduga Ikut Bidik Orang Dekat Prabowo, Ini Analisis Pengamat
“Pada hari ke-29 bulan Ramadan menjelang Idulfitri 1447 H, saya menerima Presiden ke-5 RI, Ibu Hj. Megawati Soekarnoputri, di Istana Merdeka. Pertemuan ini melanjutkan silaturahmi antarpemimpin bangsa,” demikian pernyataan Presiden dalam unggahan tersebut.
Sejumlah foto yang diunggah memperlihatkan suasana pertemuan yang berlangsung akrab. Megawati tampak mengenakan batik bernuansa biru saat tiba di Istana Merdeka. Presiden Prabowo menyambut langsung di serambi luar, bahkan terlihat menuntun Megawati saat berjalan memasuki ruang pertemuan.
Dalam dokumentasi lain, keduanya duduk berdampingan di sebuah sofa, berbincang santai namun serius. Di hadapan mereka, Ketua DPR RI Puan Maharani dan Wakil Ketua DPR RI Sufmi Dasco Ahmad turut hadir mendampingi. Pertemuan itu juga dihadiri putra Presiden, Ragowo Hediprasetyo Djojohadikusumo (Didit), serta Menteri Luar Negeri Sugiono.

Secara historis, hubungan antara Presiden Prabowo dan Megawati memiliki dinamika tersendiri dalam lanskap politik nasional. Keduanya pernah berada dalam spektrum politik yang berbeda dalam sejumlah kontestasi pemilu. Namun, pertemuan di Istana Merdeka ini menunjukkan adanya upaya merawat konsolidasi elite politik pasca-pemilu, yang kerap menjadi faktor penentu stabilitas demokrasi di Indonesia.
Langkah Presiden mengundang tokoh-tokoh bangsa juga bukan yang pertama. Sebelumnya, pada Selasa (3/3/2026), Prabowo menggelar pertemuan serupa dengan sejumlah mantan presiden dan wakil presiden. Hadir dalam kesempatan itu Presiden ke-6 RI Susilo Bambang Yudhoyono, Presiden ke-7 RI Joko Widodo, Wakil Presiden ke-10 dan ke-12 Jusuf Kalla, Wakil Presiden ke-11 Boediono, serta Wakil Presiden ke-13 Ma’ruf Amin.
Forum tersebut diposisikan sebagai ruang dialog lintas pengalaman kepemimpinan nasional. Sekretaris Kabinet Teddy Indra Wijaya menyatakan, Presiden ingin menyerap pandangan langsung dari para tokoh tersebut, terutama terkait isu-isu strategis yang dihadapi Indonesia.
“Presiden ingin bertukar pandang dengan tokoh tersebut,” kata Seskab.
Ia menambahkan, diskusi dalam forum tersebut mencakup berbagai persoalan, baik dalam konteks domestik maupun global. ANTARA
Baca Juga: Prabowo, Jokowi, Gibran Makan Bakmi Bersama di Solo
Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News









