JAKARTA (gokepri) – Presiden Prabowo Subianto bertolak ke Jombang, Jawa Timur, Kamis (27/8), untuk menghadiri sekaligus membuka Muktamar Ke-35 Nahdlatul Ulama (NU). Kehadiran Presiden menjadi bentuk penghormatan pemerintah terhadap peran NU dalam perjalanan bangsa Indonesia.
Presiden berangkat dari Pangkalan Udara TNI AU Halim Perdanakusuma, Jakarta, bersama rombongan terbatas dan dijadwalkan tiba di Bandara Internasional Juanda, Jawa Timur, Kamis siang.
“Siang ini, Bapak Presiden bertolak menuju Jawa Timur untuk menghadiri dan membuka secara resmi Muktamar Ke-35 Nahdlatul Ulama di Jombang,” ujar Sekretaris Kabinet Teddy Indra Wijaya dalam keterangannya.
Baca Juga: Prabowo Naikkan Target Pertumbuhan Ekonomi Menjadi 6 Persen
Dari Juanda, Prabowo dijadwalkan melanjutkan perjalanan menuju Lapangan Untung Surapati, Pondok Pesantren Bahrul Ulum Tambakberas, Kabupaten Jombang, lokasi pelaksanaan muktamar.
Teddy mengatakan kehadiran Prabowo mencerminkan penghormatan terhadap kontribusi NU yang selama lebih dari satu abad menjadi bagian penting dalam kehidupan kebangsaan.
Menurut dia, NU memiliki sejarah panjang dalam perjuangan kemerdekaan, menjaga persatuan, mengembangkan kehidupan beragama yang damai, serta membangun pendidikan dan kesejahteraan masyarakat.
“NU memiliki sejarah panjang dalam perjuangan kemerdekaan, menjaga persatuan, merawat kehidupan beragama yang damai, serta membangun pendidikan dan kesejahteraan umat,” kata Teddy.
Teddy menambahkan, Prabowo juga memberikan penghormatan besar kepada para ulama, kiai, santri, dan seluruh keluarga besar NU atas kontribusi mereka bagi bangsa dan negara.
Muktamar Ke-35 NU menjadi forum penting bagi organisasi tersebut untuk membahas berbagai agenda organisasi dan arah kebijakan NU ke depan. Forum itu digelar di Jombang, salah satu daerah yang memiliki akar sejarah kuat dalam perkembangan NU.
Dalam perjalanan menuju Jawa Timur, Prabowo didampingi Menteri Sekretaris Negara Prasetyo Hadi, Menteri Energi dan Sumber Daya Mineral Bahlil Lahadalia, Sekretaris Kabinet Teddy Indra Wijaya, Wakil Menteri Komunikasi dan Digital Angga Raka Prabowo, serta Kepala Badan Gizi Nasional Sudaryono. ANTARA
Baca Juga: Muktamar NU Selesai, KH Yahya Cholil Staquf Terpilih Jadi Ketum PBNU
Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News









