Tanjungpinang (gokepri.com) – Perkembangan penanganan Covid-19 di Provinsi Kepulauan Riau (Kepri) terus membaik. Pemerintah pusat menurunkan level Pemberlakukan Pembatasan Kegiatan Masyarakat (PPKM) Kepri dari level 3 ke level 1, mulai 5 hingga 18 Oktober 2021.
“Terjadi penurunan level yang cukup signifikan. Untuk tingkat Provinsi, Kalimantan Timur telah turun ke Level 2 dan Kepulauan Riau turun ke Level 1,” kata Menteri Koordinator Bidang Perekonomian Airlangga Hartarto, dikutip di akun YouTube Sekretariat Presiden, Senin (4/10/2021).
Airlangga menjelaskan, dari 27 Provinsi di luar Jawa dan Bali, per 3 Oktober 2021, tidak ada provinsi yang masuk Level 4. Terdapat 4 provinsi di Level 3, 22 provinsi di Level 2, serta 1 provinsi di Level 1 (Kepulauan Riau). Asesmen situasi pandemi di luar Jawa-Bali, menunjukkan terjadi perbaikan yang signifikan dari minggu ke minggu.
Walaupun kasus Covid-19 relatif terkendali, namun penurunan Level PPKM akan terus dilakukan secara bertahap dan terukur. Mendasarkan pada dinamika perkembangan kasus Covid-19 di lapangan.
“PPKM Level 4 masih akan diterapkan di Kab/Kota yang belum ada perbaikan level, turun atau naik ke Level 3 dengan jumlah testing rendah, dan positivity rate naik atau meninggi. Data 6 Kab/Kota yang diterapkan PPKM Level 4 yakni Kab. Pidie, Kab. Bangka, Kota Padang, Kota Banjarmasin, Kab. Bulungan, dan Kota Tarakan,” jelasnya.
Sejalan dengan hal tersebut, akan diterapkan PPKM Level 3 pada 44 Kab/Kota (sebelumnya 108 Kab/ Kota). Kemudian Level 2 akan diterapkan pada 292 Kab/Kota (sebelumnya 249 Kab/Kota), serta PPKM Level 1 akan diterapkan pada 44 Kab/Kota (sebelumnya 18 Kab/Kota).
“Pengaturan Pembatasan Kegiatan Masyarakat pada PPKM periode 5–18 Oktober 2021 masih tetap sama dengan penerapan PPKM periode sebelumnya. Dengan penyesuaian pada pengendalian atas Pembelajaran Tatap Muka (PTM), sesuai pengaturan dari SKB Kemendikbud/Ristek dengan K/L terkait,” tutur Airlangga.
Data Satuan Tugas (Satgas) Penanganan Covid-19 Provinsi Kepri, kasus aktif di sejumlah daerah terus melandai. Terutama di wilayah pesisir seperti Kabupaten Lingga, Bintan, dan Anambas.
“Kasus aktif di Lingga tinggal 4 orang, Bintan 6 orang, dan Anambas 7 orang,” kata Ketua Harian Satgas Penanganan Covid-19 Kepri, Lamidi.
Sementara jumlah kasus aktif Covid-19 di Natuna sebanyak 38 orang dan Karimun 29 orang. Kasus aktif Covid-19 di Batam juga tinggal 29 orang dan Tanjungpinang 49 orang.
“Total jumlah kasus aktif di Kepri sebanyak 162 orang, turun drastis dibanding kondisi dua bulan lalu yang mencapai lebih dari 7.000 orang,” kata Penjabat Sekda Kepri itu. (zak)
Baca juga: Kepri PPKM Level 2, Gubernur Tiadakan Test Antigen








