PPKM Hambat Laju Pertumbuhan Ekonomi Kepri

Ekonomi Kepri Kuartal I 2021
Warga Batam belanja di salah satu bazaar Ramadan di bilangan Batam Centre baru-baru ini. Ekonomi Kepri pada kuartal I/2021 masih terkontraksi. (foto: gokepri/candra gunawan)

Batam (gokepri.com) – Bank Indonesia (BI) memperkirakan pertumbuhan ekonomi Kepri pada 2021 sebesar 2,75 hingga 3,75 persen. Angka itu menurun dibandingkan prediksi sebelumnya 3,25-4,25 persen akibat penerapan kebijakan Pemberlakuan Pembatasan Kegiatan Masyarakat (PPKM).

“Kami perkirakan pertumbuhan ekonomi agak ke bawah sedikit dari yang sebelumnya berkisar 3,25-4,25 persen menjadi kisaran 2,75-3,75 persen sampai akhir tahun 2021,” kata Kepala Perwakilan BI Kepri MUsni Hardi K Atmaja di Batam, Senin (2/8).

Penurunan pertumbuhan ekonomi Kepri utamanya didorong sektor konsumsi, perdagangan, lapangan usaha, hotel dan restoran, yang aktivitasnya melandai saat penerapan kebijakan PPKM.

Menurut dia, konsumsi, perdagangan, lapangan usaha, hotel dan restoran, memiliki porsi relatif besar pada ekonomi Kepri, sehingga penurunannya mempengaruhi pertumbuhan ekonomi secara signifikan.

“Dengan adanya PPKM, ada pembatasan mobilitas masyarakat, tentunya berdampak pada pertumbuhan ekonomi kita,” kata dia.

Kebijakan PPKM yang membatasi operasional restoran dan kedai minum membuat aktivitas perdagangan turut menurun, sehingga pertumbuhan ekonomi pun menurun.

“Kita lihat sendiri beberapa restoran, kafe waktu aktivitasnya dibatasi. Ini menurunkan aktivitas perdagangan,” kata dia.

Dalam kesempatan itu ia berharap PPKM yang diterapkan pemerintah mampu mengendalikan laju penularan COVID-19.

Apabila angka COVID-19 melandai, maka diharapkan pemerintah menurunkan level PPKM, menjadi level 3 dan aktivitas ekonomi masyarakat dapat kembali berjalan lagi.

“Tentunya syarat utama pengendalian COVID-19, protokol kesehatan. Jadi kami imbau masyarakat untuk menjalankan protokol kesehatan yang ketat,” kata dia.

Selain itu ia mengajak masyarakat menyukseskan program vaksinasi sebagai prasyarat untuk menjalankan kembali aktivitas. (Can/ant)

|Baca Juga: Gubernur Ansar Ahmad Optimistis Ekonomi Kepri Pulih

BAGIKAN