Penjelasan KPU soal Bisakah Mencoblos di Luar TPS Terdaftar

KPU Batam
Peteugas memindahkan kotak suara Pemilu 2024 dari gudang KPU di Sekupang ke truk untuk didistribusikan ke hinterland, Rabu 7 Februari 2024. Foto: gokepri/Muhammad Ravi

Jakarta (gokepri) – Hari pemungutan suara atau pencoblosan Pemilu 2024 sudah di depan mata. Sejumlah pemilik hak suara, dengan berbagai alasan, kemungkinan tak dapat melakukan pencoblosan pada Tempat Pemungutan Suara (TPS) yang ditentukan Komisi Pemilihan Umum (KPU).

Apakah para pemilik hak suara ini akan tetap bisa melakukan pencoblosan di TPS lain atau terdekat dengan posisinya saat ini?. Ketua KPU Hasyim Asy’ari mengatakan lembaganya membagi para pemilik hak suara menjadi tiga kategori.

Pertama, para pemilik hak suara yang sudah masuk dalam Daftar Pemilih Tetap (DPT). KPU telah menetapkan DPT pada Pemilu 2024 sebanyak 204.807.222 orang. Mereka tersebar pada 823.220 TPS di dalam dan luar negeri. KPU pun telah menetapkan lokasi TPS bagi setiap DPT tersebut.

Baca Juga: Mahasiswa Perantau di Tanjungpinang Masih Bingung Prosedur Pindah Memilih

Kedua, para pemilik suara yang masuk dalam Daftar Pemilih Tambahan (DPTb). Pada dasarnya, mereka adalah orang-orang yang terdaftar pada data DPT Pemilu 2024. Akan tetapi, karena sejumlah alasan, para pemilih tersebut tak bisa berada atau datang ke lokasi TPS yang ditentukan KPU.

Mereka kemudian mengajukan diri menjadi DPTb dengan mengurus surat keterangan pindah memilih ke kelurahan tujuan, atau lokasi TPS yang ingin dituju pada 14 Februari mendatang. Usai proses tersebut, orang yang berstatus DPT tersebut berubah menjadi DPTb di TPS baru.

Akan tetapi, menurut Hasyim, proses pengurusan pindah atau perubahan DPT menjadi DPTb sudah berakhir. Berdasarkan UU Pemilu, kata dia, seseorang bisa mengurus dokumen dan syarat menjadi DPTb hingga 30 hari sebelum hari pencoblosan atau 12 Januari 2024. Sedangkan menurut putusan Mahkamah Konstitusi batasnya adalah 7 hari sebelum pencoblosan atau 7 Februari 2024.

Lantas, bagaimana dengan nasib para pemilik suara yang terdaftar pada DPT namun terhalang datang ke TPSnya? Apakah masih bisa datang mencoblos di TPS lain esok hari?

Hasyim mengatakan para DPT tersebut akan kehilangan hak suara. Mereka tak bisa mencoblos di TPS lain. Jika memang ingin tetap memberikan suara harus menuju TPS yang sudah ditentukan KPU.

“Mohon maaf belum bisa kami layani,” kata Hasyim. “Mohon maaf, [pemilih DPT] bisa memilih hanya di TPS sesuai KTP.”

Demikian pula dengan pemilik hak suara kategori ketiga yaitu yang masuk dalam Daftar Pemilih Khusus (DPK). Mereka adalah orang-orang yang sebenarnya memenuhi seluruh persyaratan memilih pada Pemilu 2024 namun tak masuk dalam DPT yang ditetapkan KPU, Juli 2023.

Kelompok masyarakat ini bisa langsung datang ke TPS untuk mengikuti kegiatan pencoblosan. Akan tetapi, menurut Hasyim, pencoblosan juga harus pada TPS pada kelurahan yang tercantum di KTP nya.

Selain itu, DPK baru bisa ikut mencoblos pada 1 jam sebelum masa pemungutan suara berakhir, atau berarti sekitar pukul 12.00 waktu setempat. Hasyim mengklaim KPPS harus memprioritaskan para pemilik suara yang tercantum dalam DPT dan DPTb lebih dulu.

“Itu pun (DPK bisa nyoblos) sepanjang surat suara masih tersisa,” kata Hasyim.

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News

Sumber: Bloomberg Technoz

BAGIKAN