Jakarta (gokepri.com) – Tiga pelabuhan ponton atau HDPE di Kepri akan direhabilitasi setelah mendapat sinyal dukungan dari pemerintah pusat.
Ketersediaan pelabuhan yang memadai dianggap penting karena mayoritas masyarakat menggunakan transportasi laut.
Tiga pelabuhan ponton yang akan direhabilitasi itu adalah pelabuhan HDPE Dirai di Kabupaten Karimun, kemudian rehabilitasi pelabuhan HDPE Jagoh di Kabupaten Lingga dan rehabilitasi pelabuhan HDPE Kelong di Kabupaten Bintan.
Baca Juga: Pembangunan Pelabuhan Pengumpan dapat Restu Menko Airlangga
Sinyal dukungan dari pemerintah pusat itu terlihat setelah Gubernur Kepri Ansar Ahmad beraudiensi dengan Plt. Direktur Jenderal Perhubungan Laut (Dirjen Laut) Kementerian Perhubungan RI Antoni Arif Priadi di Ruang Rapat Dirjen Perhubungan Laut Jakarta, Senin 16 Oktober 2023.
Ansar yang didampingi Kepala Dinas Perhubungan Kepri Junaidi dalam kesempatan itu meminta arahan sekaligus dukungan terkait rencana pengembangan konektivitas bidang kelautan.
Menurut Ansar Pemerintah Provinsi Kepri harus memprioritaskan pembangunan dan revitalisasi di sektor pelabuhan karena hal itu yang paling penting bagi masyarakat Kepri yang kultur daerahnya merupakan kelautan.
“Transportasi utama masyarakat Kepri adalah transportasi laut. Selain ketersediaan moda/kapal yang memadai, juga dibutuhkan pelabuhan yang representif agar lebih aman dan nyaman bagi masyarakat yang memanfaatkannya,” kata Ansar, dikutip dari laman resmi Pemprov Kepri.
Ia berharap dukungan dari pemerintah pusat itu dapat diwujudkan dengan pengalokasian anggaran melalui Dana Alokasi Khusus (DAK) 2024.
DAK merupakan alokasi dari Anggaran Pendapatan dan Belanja Negara kepada pemerintah Provinsi/Kabupaten/Kota tertentu dengan tujuan untuk mendanai kegiatan khusus yang merupakan urusan Pemerintahan Daerah dan sesuai dengan prioritas nasional.
Dirjen Perhubungan Laut Kementrian Perhubungan RI Antoni Arif menyambut baik apa yang di sampaikan Gubernur Ansar. Inisiasi tersebut, menurut Antoni memang harus dilakukan oleh Pemerintah Daerah.
“Kami di Dirjen Perhubungan Laut Kementerian Perhubungan prinsipnya tidak mau mempersulit apapun yang menjadi keinginan daerah. Namun harus juga diperhatikan agar prioritas kepentingan tidak hanya dari aspek ekonomi saja,” ujarnya.
Antoni mengatakan aspek sosial dan budaya juga harus dipertimbangkan agar pembangunan dan kebijakan pemerintah pusat memberikan manfaat kepada masyarakat.
Terkait anggaran DAK yang akan digeser untuk 2024 ini kata Antoni akan segera ditindaklanjuti, rehabilitasi pelabuhan yang ada di Kepri juga akan diprioritaskan.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News
***









