Kemenhub Apresiasi Subsidi Trans Batam untuk Pelajar

Armada Trans Batam melayani penumpang dan pelajar di Kota Batam.
Direktur Jenderal Perhubungan Darat Kementerian Perhubungan (Dirhubda Kemenhub) RI Aan Suhanan (kedua dari kanan) saat memotong pita peresmian bus Trans Batam di Batam, Kepri, Selasa (26/5/2026). (ANTARA/Amandine Nadja)

Tarif pelajar naik Trans Batam hanya Rp2.000. Bus sekolah layani kawasan Barelang.

BATAM (gokepri) – Subsidi tarif transportasi publik untuk pelajar di Kota Batam mendapat apresiasi dari Kementerian Perhubungan karena dinilai membantu membuka akses pendidikan, terutama bagi siswa yang tinggal jauh dari sekolah dan kawasan pesisir.

Kebijakan tarif Trans Batam sebesar Rp2.000 untuk pelajar dinilai menjadi instrumen penting agar biaya transportasi tidak menjadi hambatan bagi anak bersekolah. Pemerintah Kota Batam juga menyiapkan layanan bus sekolah gratis untuk wilayah hinterland dan kawasan Barelang.

HBRL

Baca Juga: Trans Batam Tambah Layanan ke Bandara Hang Nadim

Direktur Jenderal Perhubungan Darat Kementerian Perhubungan Aan Suhanan mengatakan konektivitas transportasi berpengaruh langsung terhadap akses pendidikan masyarakat.

“Batam memberikan subsidi terhadap tarif bus untuk pelajar. Tarif Trans Batam hanya Rp2.000 dan ini menjadi dukungan yang baik bagi akses pendidikan,” ujar Aan di Batam, Selasa (26/5/2026).

Menurut Aan, di sejumlah daerah keterbatasan transportasi masih menjadi hambatan bagi anak untuk bersekolah. Selain akses yang terbatas, biaya perjalanan juga kerap menjadi persoalan.

“Transportasi membuka akses pendidikan. Ada wilayah yang anak-anaknya tidak bersekolah karena konektivitas belum tersedia atau biayanya masih mahal,” kata Aan.

Data Pemerintah Kota Batam menunjukkan jumlah penumpang Trans Batam saat ini sekitar 6.000 orang per hari. Sekitar 70 persen merupakan penumpang umum, sedangkan 30 persen lainnya pelajar.

Asisten Perekonomian dan Pembangunan Sekretariat Daerah Kota Batam Suhar mengatakan Trans Batam kini melayani sembilan koridor di wilayah mainland Kota Batam.

Tarif layanan dipatok sebesar Rp 5.000 bagi penumpang umum dan Rp 2.000 untuk pelajar.

Selain layanan reguler, Pemerintah Kota Batam juga mengoperasikan bus sekolah gratis untuk menjangkau pelajar di wilayah hinterland, kawasan pesisir, dan pulau-pulau sekitar.

Kepala UPT Trans Batam Bambang Sucipto mengatakan saat ini terdapat 12 unit bus sekolah yang beroperasi di kawasan Barelang.

“Ada 12 bus sekolah yang beroperasi. Rute layanan dari Kantor Dinas Perhubungan menuju Jembatan Barelang hingga Titik Nol Jembatan VI. Armada melayani antarjemput pelajar dari sekolah maupun permukiman,” ujar Bambang.

Menurut Bambang, satu unit bus dapat mengangkut sekitar 60–80 pelajar setiap hari secara bergantian karena kapasitas armada masih terbatas.

Pemerintah Kota Batam juga mengusulkan penambahan armada bus sekolah melalui APBD Perubahan 2026.

“Usulan sudah masuk dalam pembahasan APBD Perubahan dan menunggu ketersediaan anggaran,” kata Bambang. ANTARA

Baca Juga: Trans Batam Tambah Armada, Waktu Tunggu Dipangkas

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News

Pos terkait