BATAM (gokepri) – Kualitas udara di Jakarta dan Batam pada 19 Oktober 2024 masuk kategori tidak sehat, dengan Jakarta berada di peringkat keempat dan Batam di peringkat kelima kualitas udara terburuk dunia.
Berdasarkan data dari situs pemantau kualitas udara IQAir, Jakarta menduduki peringkat keempat sebagai kota dengan kualitas udara terburuk di dunia. Indeks Kualitas Udara (AQI) Jakarta tercatat berada di angka 164 pada pukul 09.00 WIB, dengan konsentrasi partikel halus PM2,5 mencapai 74 mikrogram per meter kubik.
“Konsentrasi PM2,5 di Jakarta saat ini 14,8 kali lebih tinggi dari nilai panduan kualitas udara tahunan yang ditetapkan oleh WHO,” lapor situs IQAir.
Selain Jakarta, Batam juga mengalami kualitas udara yang serupa. Menurut data IQAir, Batam menempati peringkat kelima untuk kualitas udara terburuk di dunia.
Lahore, Pakistan, menduduki peringkat pertama, diikuti oleh Delhi, India, dan Kampala, Uganda. Pada pukul 09.00 WIB, AQI Batam tercatat di angka 155, dengan konsentrasi PM2,5 di udara mencapai 61,7 mikrogram per meter kubik.
Baca: Batam Masuk 20 Besar Kota dengan Kualitas Udara Terburuk di Dunia
“Konsentrasi PM2,5 di Batam saat ini 12,3 kali lebih tinggi dari nilai panduan tahunan WHO,” tulis situs tersebut.
Masyarakat di Jakarta dan Batam diimbau untuk menghindari aktivitas di luar ruangan, menutup jendela untuk mencegah udara kotor masuk, serta mengenakan masker saat berada di luar dan menyalakan alat penyaring udara di dalam ruangan.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News






