Padang Melang International Folklore Festival Dimulai, Dimeriahkan Yacht Rally

Padang Melang International Folklore Festival
Pembukaan Padang Melang International Folklore Festival di Anambas. Rabu 12 Juni. Foto: gokepri/Wisnu Een

ANAMBAS (gokepri) – Pemerintah Kabupaten Kepulauan Anambas resmi membuka Padang Melang International Folklore Festival di pantai Padang Melang, Desa Batu Berapit, Kecamatan Jemaja, Selasa (11/06/2024). Acara ini merupakan agenda tahunan Dinas Pariwisata dan Kebudayaan Kabupaten Kepulauan Anambas untuk mempromosikan wisata dan budaya daerah.

Sekretaris Daerah (Sekda) Kabupaten Kepulauan Anambas, Sahtiar, membuka acara tersebut dengan dihadiri oleh seluruh pimpinan Forkopimda, OPD, tokoh masyarakat, DPRD, masyarakat berbagai golongan, dan turis dalam negeri maupun mancanegara.

Baca:

Padang Melang International Folklore Festival (PMIFF) merupakan salah satu event budaya berskala internasional yang menyajikan kesenian budaya Melayu pesisir daerah khas Kabupaten Kepulauan Anambas, serta kolaborasi dengan budaya Melayu serumpun dari berbagai daerah di Indonesia dan negara Asia  di Tenggara.

Hal ini bertujuan untuk memberikan edukasi bagi masyarakat dan pengunjung. Event ini akan dimeriahkan dengan pertunjukan budaya yang terdiri dari parade, tarian dan musik, permainan tradisional, dan perlombaan lainnya yang menjadi ciri khas daerah maritim. Selain menyuguhkan kebudayaan, event ini juga akan menjadi wadah untuk memperkenalkan produk ekonomi kreatif daerah, seperti produk-produk lokal, kuliner, kerajinan tangan, dan lainnya.

Dalam sambutannya, Sahtiar menyampaikan permohonan maaf dari Bupati dan Wakil Bupati yang tidak bisa hadir karena masih ada kegiatan lain. Ia menjelaskan Festival Internasional Folklore ini merupakan salah satu upaya pemerintah daerah untuk mempromosikan destinasi wisata dan budaya Anambas ke luar negeri dan dalam negeri. Hal ini bertujuan untuk meningkatkan pertumbuhan ekonomi dan kesejahteraan masyarakat setempat.

“Padang Melang International Festival Folklore dihadiri puluhan Kapal West Sumatra Yacht Rally dari berbagai negara, salah satunya rombongan wisatawan Denmark yang ikut berpartisipasi memeriahkan festival berkelas internasional di Kepulauan Anambas,” jelas Sahtiar.

Ia menambahkan dengan diselenggarakannya event skala internasional ini, diharapkan wisata di Anambas akan semakin maju dan meningkatkan ekonomi bagi masyarakat.

“Saya berharap kegiatan event ini terus dilaksanakan dan mendapatkan dukungan dari pemerintah provinsi maupun pusat guna penyempurnaan, karena pelaksanaan berpotensi memberikan dampak yang baik bagi Anambas. Oleh karena itu, evaluasi perbaikan akan terus kita lakukan sehingga kedepan event tahunan ini terus level setiap tahunnya dan akan menarik minat wisatawan baik dalam negeri maupun mancanegara,” tambahnya.

Padang Melang International Folklore Festival
Pembukaan Padang Melang International Folklore Festival di Anambas. Rabu 12 Juni. Foto: gokepri/Wisnu Een

Pada kesempatan yang sama, Direktur Pariwisata Nusantara, Kementerian Pariwisata dan Ekonomi Kreatif RI Fransiskus Handoko, mengatakan pengembangan pariwisata di Anambas perlu dukungan dari media untuk meningkatkan promosi destinasi wisata dan kebudayaan di daerah ini.

“Untuk memperkenalkan wisata yang berada di Anambas ini perlu adanya dukungan seperti penggiat wisata, media, dan para pemuda milenial juga bisa ikut berpartisipasi untuk meningkatkan wisata di Kepulauan Anambas,” kata Handoko.

Kementerian Pariwisata dan Ekonomi Kreatif juga ikut serta dalam upaya mengembangkan wisata yang ada di Anambas, salah satunya dengan menetapkan event ini sebagai agenda tahunan di Kabupaten Kepulauan Anambas.

Kepala Dinas Pariwisata dan Kebudayaan Anambas, Effi Sjuhairi, mengatakan dengan diselenggarakannya kegiatan ini diharapkan dapat meningkatkan kunjungan wisatawan, baik lokal maupun mancanegara.

“Awalnya kegiatan ini namanya Festival Padang Melang, sekarang namanya event Festival International Folklore dengan skala lebih luas dan juga menjadi agenda tahunan di Anambas,” kata Effi Sjuhairi.

Ia menambahkan event ini juga dihadiri oleh Rally Yacht Sumatra, di mana sudah ada 28 kapal yacht dari berbagai mancanegara yang datang ke Anambas.

“Kita berharap dengan event festival internasional Folklore Padang Melang ini bisa lebih meningkat kunjungan wisatawan baik lokal, nasional hingga wisatawan mancanegara untuk kedepannya, dengan meningkatnya wisatawan masuk ke Anambas bisa membuat perubahan salah satunya dalam skala ekonomi masyarakat,” tambah Effi.

MASUK KHARISMA EVENT NUSANTARA 2024

Diberitakan, Empat agenda pariwisata dari Provinsi Kepulauan Riau masuk kalender Kharisma Event Nusantara (KEN) 2024 yang diselenggarakan Kementerian Pariwisata dan Ekonomi Kreatif (Kemenparekraf) Republik Indonesia.

“Alhamdulillah, dari beberapa agenda pariwisata yang kami usulkan ke Kemenparekraf, empat di antaranya masuk KEN tahun ini,” kata Kepala Dinas Pariwisata Kepri, Guntur Sakti belum lama ini.

guntur sakti
Kepala Dinas Pariwisata Kepulauan Riau Guntur Sakti saat pembukaan Kenduri Seni Melayu ke-26 di Harbourbay Downtown, Batam, 7 Juni. Foto: gokepri/Muhammad Ravi

Guntur menyebut keempat agenda pariwisata Kepri yang berhasil masuk KEN 2024 itu sudah melalui tahapan seleksi dan kurasi dari Tim Panel yang dibentuk Kemenparekraf. Ada beberapa kriteria penilaian, misalnya agenda pariwisata tersebut sudah digelar selama tiga tahun berturut-turut, hingga mampu mendatangkan wisatawan.

Ia memerinci keempat agenda pariwisata tersebut yakni Batam Wonderfood Art Ramadhan tanggal 10 Maret-19 April 2024 di Kota Batam. Kemudian, Kenduri Seni Melayu tanggal 17-21 Juli 2024, yang juga digelar di Kota Batam.

Selanjutnya, Padang Melang International Folklore Festival tanggal 11-13 Juni 2024 di Kabupaten Kepulauan Anambas, lalu Tanjungpinang Fest tanggal 8-12 Agustus 2024 di Kota Tanjungpinang.

Guntur menjelaskan bahwa pelaksanaan KEN 2024 didukung penuh Kemenparekraf sebagai upaya untuk menarik kunjungan wisatawan domestik maupun mancanegara ke tanah air, khususnya di wilayah Kepri.

“Selain itu, KEN juga mengusung nilai-nilai persatuan, kebersamaan, ekonomi, serta kreatifitas. Maka itu, dinamakan dengan Kharisma Event Nusantara,” ungkap Guntur.

Berdasarkan siaran pers tertulis dari Kemenparekraf bahwa Menteri Parekraf, Sandiaga Salahuddin Uno akan meluncurkan program KEN 2024 secara resmi di Sasono Langen Budoyo, Taman Mini Indonesia Indah (TMII), Jakarta, pada Sabtu (27/1).

Sandiaga mengatakan kalender KEN merupakan sebuah program dari Kemenparekraf untuk menghidupkan ekonomi dengan menghadirkan kegiatan-kegiatan daerah yang berkualitas. Dalam program KEN 2024 terdapat 110 event yang terdiri dari 100 event unggulan dan top sepuluh event.

“Jadi, kalau saya mau pilih sepuluh destinasi untuk berwisata di Indonesia Aja, ini sudah ada event-nya yang bisa saya kunjungi dan 100 (event) untuk sepanjang tahun. Jadi kalau mau healing yang tidak bikin kantong kering, yang bisa menghilangkan kepala pening, datanglah ke KEN untuk refreshing,” kata Sandiaga seperti dikutip dalam siaran pers tertulis tersebut.

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News

Penulis: Wisnu Een

BAGIKAN