Festival Padang Melang Digelar 11-13 Juni, Siap Memikat Turis Mancanegara

festival padang melang
Festival Padang Melang di Anambas. Foto: Pemkab Anambas

Anambas (gokepri) – Festival Padang Melang, ikon wisata bahari Kabupaten Kepulauan Anambas, Kepulauan Riau, akan kembali menyemarakkan Pulau Jemaja pada 11 hingga 13 Juni 2024. Mengusung tema “Helat Budaya Melayu Pesisir”, festival tahunan ini siap menyambut wisatawan lokal dan mancanegara dengan beragam atraksi budaya dan pesona alam yang memukau.

“Kami optimistis Festival Padang Melang 2024 akan menjadi daya tarik bagi wisatawan, baik lokal maupun mancanegara,” ujar Kepala Dinas Pariwisata dan Budaya (Disparbud) Anambas, Effi Sjuhairi, 22 Mei.

Baca Juga:

Rencananya dibuka oleh Menteri Pariwisata dan Ekonomi Kreatif Sandiaga uno atau Gubernur Kepri, festival ini akan menyajikan berbagai pertunjukan budaya Melayu Pesisir yang mencerminkan kekayaan tradisi Anambas. Para pengunjung dapat menikmati Welcome Ceremony, Perjamuan Kuliner, Pentas Budaya, City Tour, Demo Masak Kuliner Anambas, dan Fun Exercise.

“Festival ini merupakan upaya kami untuk melestarikan budaya dan tradisi Anambas, sekaligus memperkenalkannya kepada dunia,” jelas Effi.

Sebagai daya tarik tambahan, Festival Padang Melang 2024 juga akan dimeriahkan dengan kehadiran turis dari mancanegara yang tergabung dalam West Sumatera Rally dan Malaysia Passage Rally.

“Kami mengundang seluruh masyarakat untuk hadir dan menyaksikan kemeriahan Festival Padang Melang,” ajak Effi.

Festival Padang Melang akan digelar di Pantai Padang Melang, Pulau Jemaja, yang terkenal dengan garis pantainya yang indah dengan pasir putih sepanjang 7,2 kilometer. Pemandangan alam yang memukau ini menjadi latar belakang yang sempurna untuk berbagai kegiatan festival.

Festival Padang Melang diharapkan dapat memberikan dampak positif bagi pariwisata Anambas. Festival ini dapat meningkatkan kunjungan wisatawan, membuka peluang usaha baru bagi masyarakat lokal, dan mendorong pertumbuhan ekonomi di Anambas.

Festival Padang Melang 2024 siap menjadi magnet bagi wisatawan yang ingin merasakan budaya Melayu Pesisir yang autentik dan menikmati keindahan alam Anambas yang luar biasa.

Kepala Dinas Pariwisata Provinsi Kepulauan Riau, Guntur Sakti mengatakan Anambas memang merupakan sebuah daerah dengan potensi pariwisata yang sangat banyak. Untuk itu, perlu banyak kolaborasi dari pihak-pihak yang tentu saja serius dalam meningkatkan sektor pariwisata di Kepri termasuk Anambas.

“Anambas memiliki atraksi alam dan budaya yang cukup memesona. Untuk menjadi sebuah destinasi unggulan, perlu peningkatan daya saing, baik dari aspek Aksesibilitas, Amenitas, Ancillary dan Attraction (4A),” ujar Guntur ketika dihubungi, Senin (20/4/2024).

Kepala Dinas Pariwisata Provinsi Kepri Guntur Sakti. Foto: Gokepri.com/Muhammad Ravi

Dia juga berpesan agar wisata-wisata yang ada di Anambas tetap dengan alami dan menonjolkan budaya lokal yang dimiliki, dengan menerapkan sistem yang bisa memelihara serta berlangsung secara terus menerus.

“Arah kebijakan pembangunan pariwisata Anambas harus berbasis alam dan budaya dengan mengedepankan prinsip bariwisata berkelanjutan dan regeneratif,” pesannya.

Guntur mengatakan kunjungan wisman ke Kepri ditargetkan mencapai tiga juta kunjungan pada tahun 2024. Untuk mencapai target itu, telah disepakati empat pintu masuk ke Kepri yaitu Batam, Bintan, Karimun dan Tanjungpinang.

Direncanakan 2,3 juta wisman masuk ke Batam, sedangkan 500 ribu masuk melalui Bintan. “Sementara Tanjung Pinang dan Karimun masing-masing Rp100 ribu,” kata Guntur, Minggu 21 Januari 2024.

Ia berharap, target tiga juta tercapai dengan semangat bersama. “Kami juga akan berupaya mensinergikan gerak langkah dengan teman-teman di Kabupaten atau Kota lain seperti Bintan, Karimun, Tanjungpinang,” kata dia.

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News

Penulis: Wisnu Een

BAGIKAN