Libur Nataru: Kebutuhan Uang Tunai di Kepri Tetap Tinggi, BI Perkirakan Rp1,48 Triliun

kebutuhan uang di kepri
Ilustrasi - uang. (Foto: Berita Moneter)

Batam (gokepri.com)– Kebutuhan uang tunai pada liburan Natal dan akhir tahun tetap tinggi di Kepri. Tingkat kebutuhan liburan naik tapi nilai uang tunai yang dibutuhkan turun tipis dibanding periode yang sama tahun lalu.

Bank Indonesia (BI) menyiapkan uang tunai sebesar Rp1.488.495.000.000 untuk memenuhi kebutuhan masyarakat pada akhir tahun saat libur Natal 2020 dan Tahun Baru 2021 di Provinsi Kepulauan Riau.

“Kebutuhan uang yang disediakan BI Kepri dalam rangka Natal dan Tahun Baru sebesar Rp1.488.495.000.000, terdiri dari uang pecahan besar Rp1.437.615.000.000 dan uang pecahan kecil Rp50.880.000.000,” kata Kepala Kantor Perwakilan BI Kepri, Musni Hardi K Atmaja di Batam, Kepulauan Riau, Selasa (29/12/2020).

HBRL

Menurut dia, jumlah uang yang disiapkan untuk akhir tahun ini turun sekitar enam persen dibanding yang dipersiapkan BI Kepri pada tahun lalu yaitu sebesar Rp1.576.514.682.895, yang terdiri dari pecahan besar Rp1.528.156.100.000 dan pecahan kecil Rp48.358.582.895.

Bila dibandingkan dengan kebutuhan pada Hari Raya Idul Fitri 2020 dan Idul Fitri 2019, maka kebutuhan uang tunai akhir tahun 2020 menurun sebesar 53 persen.

Menurut dia, penurunan tersebut relatif lebih rendah dalam kondisi ekonomi saat ini.

“Kondisi ini mencerminkan adanya peningkatan aktivitas perekonomian masyarakat di akhir tahun 2020,” kata dia.

Dalam kesempatan itu ia menyampaikan BI masih menerapkan protokol karantina terhadap uang yang diterima dari perbankan selama tujuh hari sebelum diedarkan kembali kepada masyarakat.

Upaya itu dilakukan untuk memutus potensi penularan COVID-19 melalui peredaran uang di masyarakat.

(can)

|Baca Juga: Kaleidoskop Batam 2020: Peristiwa Ekonomi dan Bisnis, Dari Dua KEK Disahkan hingga Pertumbuhan Minus

Pos terkait