BATAM (gokepri) – Kontroversi muncul setelah Ketua RT 01/RW 01 di Gang Jati, Mampang Prapatan, Kamso Badrudin, tidak percaya jika seorang warga bernama AS memiliki mobil Jeep Wrangler Rubicon.
Kamso menyatakan bahwa AS dikenal sebagai orang yang baik dan ramah kepada semua orang, tetapi tidak pernah menceritakan kepemilikan mobil mewah tersebut.
“Saya baru dengar kalau dia pemilik mobil Rubicon tersebut. Kayaknya gak mungkin banget dan enggak tahu kalau identitasnya dipakai oleh pihak tidak bertanggung jawab,” katanya, dikutip dari Kantor Berita Antara. AS, yang diketahui memiliki kehidupan ekonomi yang susah, sering menceritakan roda kehidupannya dan memakai motor tua untuk kegiatan sehari-harinya. Kamso juga menyatakan bahwa AS mengontrak rumah di Gang Jati dari tahun 2006 hingga 2008 dengan harga sewa sekitar Rp400 ribu-an per bulan. “Sekarang udah enggak bisa dihubungi lagi nomor teleponnya. Menurut keterangan terakhirnya, dia tinggal di daerah Cipinang, Jakarta Timur,” katanya.
KPK dan Kementerian Keuangan pernah mendatangi rumah Kamso, sementara pihak yang mendatangi kontrakan AS hanya media saja pada Kamis ini. Namun, AS masih berkomunikasi dengan Ketua RT ketika ada jatah bantuan sosial (bansos) dan Bantuan Langsung Tunai (BLT) tahun 2022.
Kontroversi ini semakin memuncak setelah mantan pejabat Direktorat Jenderal Pajak (DJP) Kementerian Keuangan, Rafael Alun Trisambodo, membantah dirinya adalah pemilik Jeep Wrangler Rubicon yang dibawa anaknya, Mario Dandy Satrio, saat melakukan tindak kekerasan.
KPK menelusuri identitas pemilik Jeep Rubicon melalui pelat nomor kendaraan itu dan menemukan alamat pemilik di salah satu gang di daerah Mampang, Jakarta Selatan. Rafael mengaku membeli mobil tersebut dari pemilik yang namanya tercantum pada Surat Tanda Nomor Kendaraan (STNK) dan Buku Pemilik Kendaraan Bermotor (BPKB) Rubicon itu dan menjualnya kepada sang kakak.
“Barusan diklarifikasi ke yang bersangkutan (Rafael Alun). (Rubicon) Itu memang bukan atas nama yang bersangkutan, tapi atas nama kakak yang bersangkutan,” kata Deputi Bidang Pencegahan KPK Pahala Nainggolan di Jakarta, Rabu (1/3).
Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News
Baca Juga: Rafael Trisambodo Tiba di KPK untuk Klarifikasi Kekayaan
Sumber: Antara









