Klarifikasi Marlin soal Isu Disharmoni dengan Ansar: Saya Diberi Amanah Luar Biasa untuk Mengabdi

BP Batam
Ketua Umum Persatuan Istri Karyawan BP Batam (PIKORI) Marlin Agustina Rudi membuka langsung acara khitanan massal di Asrama Haji Batam, Sabtu 5 November 2022. Foto: Dok. BP Batam

BATAM (gokepri.com) – Kabar Gubernur Kepri Ansar Ahmad mengkritik kinerja Marlin Agustina sampai ke telinga wakil gubernur Kepri ini. Disebut isu lama, Marlin memilih mendinginkan suasana dengan tidak membuka apa yang terjadi di balik layar Kantor Dompak.

Tanggapan Marlin ini disampaikan usai ia menjalankan ibadah Umrah dan sudah kembali bekerja sejak awal pekan ini. Wakil Gubernur Kepri itu merespons pertanyaan ihwal pernyataan Gubernur Kepri Ansar Ahmad.

Ansar mengkritik Marlin Agustina yang disebut jarang masuk kantor yang ada di Dompak, Tanjungpinang, setidaknya dalam setahun terakhir. Kritik ini disampaikan Ansar kepada wartawan di bilangan Batam Center, pertengahan November lalu.

Baca Juga:

Marlin menolak ia disebut jarang masuk kantor seperti yang disampaikan gubernur. “Tidaklah benar. Selama ini saya menjalankan tugas sebagai Wakil Gubernur Kepri. Saya yang merasakan, saya yang menghadapi dan cukup saya yang tahu,” papar Marlin di bilangan Batam Center, Jumat 25 November 2022.

Marlin lalu memastikan hubungannya dengan Ansar Ahmad baik-baik saja selama ini, termasuk soal pembagian wewenang. Menurut Marlin, ia dan ansar sering berbagi tugas agar pekerjaan kepala daerah bisa berjalan dan saling melengkapi.

Ia pun menyebut isu disharmoni dan keretakan hubungannya dengan Gubernur Kepri adalah isu lama. Sebaiknya, lanjut Marlin, persoalan ini tidak diumbar di ruang publik. “Hidup ini jangan bahas masa lalu, karena itu sudah lewat. Sekali-sekali bisa kita lihat, untuk memberi pelajaran bagi kita jangan mencemaskan masa depan karena tidak tahu apa yang ada di masa depan,” kata dia.

Marlin lalu menyatakan ia ingin terus bekerja menjalankan amanah masyarakat Kepri untuk bekerja sebagai Wakil Gubernur Kepri. “Apa yang ada di depan saya itu yang saya kerjakan, saya bekerja saja. Karena saya sudah diberikan amanah yang luar biasa jadi apa yang bisa saya lakukan sesuai, akan saya kerjakan, yang penting saya tak menjelekkan orang, tak menjatuhkan orang,” kata dia.

Disharmoni Ansar dengan Marlin menyeruak ke publik setelah video wawancara Ansar tersiar di media sosial. Selain mengkritik Marlin jarang masuk kantor, Ansar juga menuding wakilnya itu sibuk kampanye di sekolah-sekolah.

Persaingan diam-diam kedua nakhoda Kepri ini memang kencang terdengar. Apalagi menjelang pemilihan umum 2024, Ansar dan Marlin yang masa jabatannya sisa 15 bulan lagi, berpeluang melangkah lagi di panggung politik.

Pernyataan Ansar setelah Kritik

Gubernur Kepulauan Riau Ansar menegaskan roda pemerintahan tetap berjalan normal dan sama sekali tidak terganggu dengan isu konflik politik antara dirinya dengan Wakil Gubernur Marlin Agustina. Pernyataan diplomatis ini disampaikan Ansar selang beberapa hari ia mengkritik secara terbuka wakilnya itu.

“Pemerintahan tetap berjalan normal, tidak seperti yang disampaikan ada kubu-kubu sana dan kubu sini. ASN tidak terlibat konflik politik. Mereka bekerja profesional sehingga pemerintahan tetap berjalan optimal,” kata Ansar di Tanjungpinang, Minggu 12 November 2022 seperti dikutip dari Kantor Berita Antara.

Dalam perspektif pemerintahan, Ansar menjelaskan bahwa hubungan dirinya dengan Marlin Agustina berjalan dengan baik. Isu keretakan hubungannya dengan Marlin itu sudah lama terdengar, meski Ansar maupun Marlin berupaya menepisnya.

“Sudah banyak isu soal itu, yang mungkin belakangan menyudutkan diri saya. Saya hanya ingin sampaikan bahwa kami lahir dari amanah rakyat, tentu kami bekerja sesuai dengan keinginan rakyat dan peraturan,” tegasnya.

Baca Juga: Ronde Ketiga Rudi, Arena Pertama Lukita

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News

Penulis: Engesti

BAGIKAN