Keunikan Tradisi Merayakan Imlek di Sejumlah Negara

Tradisi merayakan imlek
Perayaan Tahun Baru Imlek di Chinatown, New York, Amerika Serikat, Februari 2019. Foto: Getty Images

BATAM (gokepri) – Tahun Baru Imlek sudah di depan mata. Kota-kota meriah dengan festival, lampion dan tradisi unik masing-masing. Tradisi merayakan Imlek berbeda-beda di sejumlah negara.

Tahun baru Imlek di Indonesia jatuh pada 22 Januari 2023. Umumnya tradisi merayakan Imlek dengan pertunjukan barongsai dan open house. Seperti hari besar lainnya, tradisi Imlek di Indonesia juga menjadi momen acara kumpul keluarga dan perjamuan keluarga besar.

Imlek yang juga dikenal sebagai festival musim semi menjadi momen paling penting di antara festival tradisional Tionghoa. Festival Tahun Baru Imlek bermula pada sekitar 3.500 tahun yang lalu. Seiring berjalannya waktu, seluruh dunia memiliki berbagai macam tradisi merayakan Imlek yang unik.

1. China

Perayaan Imlek di China berfokus pada malam tahun barunya. Masyarakat Tionghoa di China akan menghabiskan momen ini bersama keluarga. Setiap anggota keluarga akan mengenakan pakaian baru berwarna merah dan emas yang diyakini melambangkan keuntungan.

Kemudian di utara China, terdapat makanan Imlek yang wajib ada, yakni pangsit. Perayaan Imlek juga dimeriahkan dengan anak-anak yang akan mencari koin keberuntungan di dalamnya. Selain itu, hal yang paling ditunggu-tunggu adalah anggota keluarga akan saling memberikan amplop merah atau angpao.

2. Jepang

Dilansir dari Guidoble.com, Salah satu momen perayaan Imlek di Jepang adalah dengan menggelar festival lampion tahunan Nagasaki. Dulunya festival ini biasanya digunakan untuk menandai Tahun Baru Imlek bagi orang Tionghoa yang tinggal di Jepang.

Pada saat ini festival tersebut telah menjadi kesempatan bagi masyarakat Jepang untuk ikut merasakan budaya Tionghoa di wilayah Nagasaki. Festival ini berlangsung selama dua minggu yang dirayakan dengan menyalakan kembang api dan menyaksikan pertunjukan barongsai.

Selain itu, merayakan Imlek juga dapat dilakukan dengan mengunjungi Pecinan Yokohama untuk melihat acara iluminasi lentera yang akan berlangsung hingga 5 Februari 2023.

3. Filipina

Pada saat malam tahun baru Imlek, anak- anak di Filipina akan berlompatan demi memeriahkan perayaan tahun baru. Selain itu, dengan berlompatan mereka percaya jika tindakan ini dapat membuat mereka menjadi lebih tinggi.

Tak hanya itu, tahun baru Imlek di Filipina juga dikenal dengan Media Noche. Ini menjadi acara malam tahun baru yang sangat penting bagi anggota keluarga. Umumnya meja makan mereka akan dipenuhi dengan buah-buahan yang berbentuk bulat, yang merupakan tradisi dari China karena melambangkan keberuntungan.

Makanan wajib pada saat Imlek di Filipina adalah biko, bibingka, dan nian gao. Kemudian, nantinya setiap anggota keluarga akan lebih memilih menggunakan pakaian polkadot. Sebab, pakaian ini dipercaya menjadi simbol dari kesejahteraan dan keberuntungan rezeki.

4. Singapura

Imlek menjadi momen yang selalu dimeriahkan dengan besar-besaran di setiap tahunnya. Beragam jajanan, mulai dari ketan hingga kue tar nanas dan nian gao bisa dinikmati di negara Singa ini.

Makanan lain yang biasa disantap adalah yusheng, salad tradisional yang hanya disajikan saat hari raya.

Kemudian masyarakat Singapura juga akan menggelar Parade Chingay. Ini merupakan perayaan mewah setahun sekali yang mencakup segala hal mulai dari kendaraan hias raksasa hingga penari singa.

5. Malaysia

Sama seperti di beberapa negara lainnya, di Malaysia, Tahun Baru Imlek pada dasarnya dirayakan dengan berkumpul bersama keluarga dan teman. Tahun Baru Imlek dirayakan selama lima belas hari dengan fokus utama pada tiga hari pertama.

Dilansir dari Wonderful Malaysia, Chap Goh Mei atau hari kelima belas Tahun Baru Imlek, dirayakan dengan penuh semangat. Rumah-rumah akan dihiasi dengan lampu-lampu yang dihias dengan terang. Berdasarkan legenda Tionghoa, mereka percaya bahwa wanita muda yang belum menikah (single) dapat membuang jeruk keprok ke laut jika mereka ingin mendapatkan suami yang baik.

Kemudian tradisi ini telah mengalami perubahan, kini para wanita yang single akan membuang jeruk Mandarin ke laut dengan menuliskan nomor telepon mereka. Nantinya para pria lajang akan mendayung perahu dan mencari jeruk tersebut.

6. Thailand

Pada hari tahun baru Imlek, warga Tionghoa di Thailand akan lebih banyak menghabiskan waktu di rumah dan tidak melakukan apapun. Ini dilakukan untuk menjamin keberuntungan.

Selain itu, mereka juga tidak boleh menggunakan benda tajam, melakukan pekerjaan rumah atau berdebat pada hari ini. Kemudian mereka akan menggelar pesta komunal yang disebut dengan Weilu. Pesta ini dilakukan bersama keluarga sebagai bentuk penghormatan kepada leluhur.

7. Vietnam

Negara ini menyebut perayaan Imlek sebagai Tet. Makanan seperti bánh tét (silinder seperti balok kayu) dan kue ketan bánh chung (persegi), memainkan peran penting dalam perayaan tersebut.

Pakaian tradisionalnya, ao dai yakni tunik sutra dengan celah di kedua sisi yang dikenakan di atas celana oleh pria dan wanita.

Anggota keluarga akan berangkat bersama ke kuil untuk berdoa mengharapkan keberuntungan, kesehatan, dan rezeki.

8. Korea Selatan

Imlek menjadi hari libur tradisional yang penting di Korea Selatan. Sebab, Imlek memberikan kesempatan bagi masyarakat Korsel untuk memberikan penghormatan kepada orang tua dan leluhur mereka.

Umumnya orang Korea akan merayakan Seollal selama 3 hari dengan mengenakan pakaian tradisionalnya, hanbok. Sementara anak-anak akan memberikan penghormatan kepada orang tua dan sesepuh yang disebut seh bae. Sebagai perayaan Imlek, anak-anak juga akan mendapatkan uang saku dan nasihat pada tahun baru.

9. Taiwan

Selain berkumpul bersama keluarga, masyarakat Taiwan akan merayakan Imlek dengan bermain Mahjong. Mahjong sangat populer di Taiwan pada saat Tahun baru Imlek. Selama beberapa hari, bersama dengan keluarga, mereka akan duduk dan memainkan beberapa permainan.

Sebagai informasi, Mahjong adalah permainan untuk tahun baru, banyak juga keluarga yang suka menjadikan mainan ini sebagai tempat berjudi dengan dadu. Mereka akan melakukan taruhan dengan USD5 atau USD1. Permainan ini dilakukan sebagai hiburan yang dipercaya dapat memberikan kesenangan dan memperkuat hubungan persaudaraan.

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News

Baca Juga: 

Penulis: Candra Gunawan

BAGIKAN