Kepri Surplus Dagang sepanjang 2020, Ekspor Tak Sebagus 2019

ekspor kepri 2020
Direktur Operasional Sat Nusapersada, Bidin Yusuf saat melepas ekspor perdana bersama Wakil Menteri Perdagangan Jerry Sambuaga di Batam, Selasa (17/11/2020). (ANTARA/Yunianti Jannatun Naim)

Batam (gokepri.com) – Kinerja perdagangan di Kepri 2020 tak sebagus 2019. Nilai perdagangan surplus, tapi pertumbuhan ekspor menurun. Sedang kinerja impor tetap tumbuh.

Sepanjang 2020 Kepri membukukan surplus perdagangan. Kinerja ekspor pada 2020 sebesar USD12,7 miliar sedangkan kinerja impor USD11,26 miliar.

Berdasarkan laporan Badan Pusat Statistik (BPS) Kepri, total ekspor kumulatif bulan Januari-Desember 2020 Kepri adalah sebesar USD12 miliar. Jika dibanding dengan total ekspor kumulatif Januari-Desember 2019 mengalami penurunan sebesar 6,13 persen. Pada periode 2019 nilai ekspor Kepri mencapai USD12,7 miliar.

“Turunnya nilai ekspor Januari-Desember 2020 didominasi oleh turunnya ekspor kumulatif
sektor migas sebesar 38,20 persen,” ungkap Kepala BPS Kepri Agus Sudibyo, Senin (18/1/2021).

Ekspor nonmigas HS 2 digit terbesar selama Januari-Desember 2020 adalah golongan barang mesin/peralatan listrik (HS 85) mencapai USD3,8 miliar dengan peranan terhadap ekspor nonmigas sebesar 38,99 persen.

Selama Januari-Desember 2020, Singapura menjadi negara tujuan ekspor nonmigas terbesar hingga mencapai USD3,17 miliar dengan peranannya sekitar 32,44 persen. Di samping itu juga menjadi negara tujuan ekspor migas terbesar yang mencapai USD1,81 miliar dengan peranannya sebesar 81,52 persen.

Nilai ekspor Kepri periode Januari-Desember 2020 terbesar adalah melalui Pelabuhan Batu Ampar USD5,45 miliar, diikuti Pelabuhan Sekupang USD1,86 miliar, Pelabuhan Kabil/Panau USD1,34 miliar, Pelabuhan Tarempa USD1,05 miliar dan Pelabuhan Tanjung Balai Karimun USD996,81 juta.

“Peranan kelima pelabuhan tersebut terhadap ekspor Januari-Desember 2020 mencapai 89,24 persen,” ujar Agus.

Pada Desember, ekspor Kepri mengalami kenaikan. Pertumbuhan beruntun sejak enam bulan terakhir.

BPS mencatat nilai ekspor di Provinsi Kepulauan Riau (Kepri) pada bulan Desember 2020 dibanding November 2020 naik sebesar 2,80 persen, yaitu dari USD1,13 miliar menjadi USD1,16 miliar.

Bila dibandingkan dengan bulan yang sama tahun sebelumnya, ekspor di Kepri juga mengalami kenaikan sebesar 6,61 persen, yaitu dari USD1,09 menjadi USD1,16 miliar.

“Kenaikan nilai ekspor Desember 2020 disebabkan melonjaknya ekspor sektor migas yang mencapai 6,60 persen dan sektor nonmigas mencapai 2,01 persen,” kata Agus.

Sementara kinerja impor pada 2020 tumbuh. Nilai impor di Kepri mencapai USD11,26 miliar naik dibanding 2019 sebesar USD10,76 miliar.

(can)

|Baca Juga: Ekspor Kepri November Naik 13,64 Persen

BAGIKAN