Tanjungpinang (gokepri.com) – Pemerintah Provinsi Kepulauan Riau (Kepri) perlu meningkatkan capaian vaksinasi pada target warga lanjut usia (lansia) dan anak usia 12-17 tahun. Hal ini mengingat capaian vaksinasi dari kedua target ini masih rendah.
Berdasarkan data Kementerian Kesehatan pada Senin (1/11/2021), vaksinasi dosis pertama target lansia di Kepri baru tercapai sekitar 53,66 persen. Dari target 87.128 lansia, vaksinasi dosis pertama baru menyasar 46.756 orang. Sementara capaian vaksinasi dosis kedua baru menyasar 35.415 lansia atau sekitar 40,65 persen dari target sasaran.
Capaian vaksinasi anak usia 12 sampai 17 tahun lebih rendah lagi. Dari target 207.663 anak, vaksinasi dosis pertama baru menyasar 79.927 anak atau sekitar 38,49 persen. Sedangkan vaksinasi dosis kedua baru menyasar 71.493 anak atau 34,43 persen dari target sasaran.
Sasaran vaksinasi di Kepri menargetkan total 1.581.035 orang. Terdiri dari 1.143.230 target masyarakat umum dan rentan, 207.663 anak usia 12-17 tahun, 128.893 petugas publik, 87.128 lansia, dan 14.121 SDM kesehatan.
Dari sasaran vaksinasi tersebut, baru SDM kesehatan dan petugas publik yang telah mencapai, bahkan melebihi target. Vaksinasi pada SDM kesehatan sudah mencapai 20.374 dosis pertama atau 144,28 persen dan dosis kedua 19.432 atau 137.61 persen.
Kemudian vaksinasi pada petugas publik sudah mencapai 499.390 dosis pertama atau 387,45 persen. Sedangkan dosis kedua sudah mencapai 408.966 atau 317,29 persen.
Sementara untuk target masyarakat umum dan rentan, capaian vaksinasi dosis pertama baru 788.018 atau sekitar 68,40 persen. Untuk dosis kedua baru mencapai 544.810 atau 47,98 persen.
Gubernur Kepri, Ansar Ahmad beralasan ada perbedaan data vaksinasi di pusat dan daerah. Menurutnya, secara umum capaian vaksinasi Kepri sudah berada di level yang lebih baik.
“Berdasarkan catatan harian Satgas Covid-19 Kepri, capaian vaksinasi bagi lansia untuk dosis pertama sudah 65,61 persen. Sedangkan untuk dosis kedua sudah mencapai 46,66 persen,” katanya. (zak)









