ANAMBAS (gokepri.com) – Seluruh kepala desa di Pulau Jemaja menyatakan dukungan penuh terhadap pengoperasian Pelabuhan Penyeberangan Letung di Kuala Maras, yang kini resmi melayani rute pelayaran Uban (Bintan) – Letung – Matak – Ranai (Natuna) dan sebaliknya.
Pelabuhan tersebut diharapkan menjadi jalur utama mobilitas barang dan penumpang antarwilayah di Kepulauan Riau hingga ke Natuna.
Pernyataan dukungan itu disampaikan oleh Ketua Badan Permusyawaratan Desa (Bamus) Jemaja, Deva Syafutra, mewakili seluruh kepala desa se-Pulau Jemaja.
“Kami sangat mendukung pengoperasian Pelabuhan Letung. Kehadiran pelabuhan dan kapal penyeberangan KMP Bahtera Nusantara 01 akan mempercepat arus barang dan mobilitas masyarakat, serta membuka akses ekonomi yang lebih luas bagi desa-desa di Pulau Jemaja,” ujar Deva.
Pulau Jemaja sendiri terdiri dari tiga kecamatan dengan total dua belas desa, yakni:
Kecamatan Jemaja: Desa Rewak, Desa Landak, Desa Batu Berapit, Desa Mampok, dan Desa Air Biru.
Kecamatan Jemaja Timur: Desa Kuala Maras, Desa Genting Pulur, Desa Ulu Maras, dan Desa Bukit Padi.
Kecamatan Jemaja Barat: Desa Keramut, Desa Impol, dan Desa Sunggak.
Seluruh desa tersebut telah membentuk Koperasi Merah Putih, sesuai dengan program nasional yang digagas Presiden RI Prabowo Subianto. Koperasi ini difokuskan untuk mengembangkan usaha berbasis desa, seperti perdagangan antar pulau, logistik, serta penguatan sektor usaha mikro dan kelompok masyarakat.
“Dengan adanya akses kapal penyeberangan ini, koperasi di desa-desa dapat lebih mudah mengirim dan menerima barang dengan biaya yang lebih terjangkau. Ini menjadi peluang besar untuk meningkatkan perekonomian masyarakat dan memperkuat kelompok usaha di tingkat desa,” tambah Deva.
Pengoperasian KMP Bahtera Nusantara 01 dari Pelabuhan Letung diyakini menjadi langkah strategis dalam memperkuat perekonomian lokal. Kapal ini akan mempermudah pengiriman hasil pertanian, perikanan, dan kebutuhan pokok dari serta menuju Pulau Jemaja.
Dengan dukungan penuh dari pemerintah desa serta keterlibatan koperasi di seluruh wilayah Pulau Jemaja, pengoperasian pelabuhan ini diharapkan menjadi titik awal kemajuan konektivitas antarwilayah, ekonomi kerakyatan, dan kesejahteraan masyarakat kepulauan. (wisnu)









