Tanjungpinang (gokepri.com) – Terus menurunnya kasus aktif Covid-19 menjadikan beberapa daerah di Provinsi Kepulauan Riau (Kepri) masuk dalam kategori risiko rendah penularan Covid-19. Data Satuan Tugas Penanganan Covid-19 per 21 September 2021, kategori risiko rendah di Kepri meluas dari sebelumnya 4 menjadi 6 daerah. Keenam daerah itu adalah Kota Batam, Kabupaten Bintan, Karimun, Lingga, Natuna, dan Anambas. Sementara satu daerah lagi, Kota Tanjungpinang, masih kategori risiko sedang.
Berdasarkan data Satgas Penanganan Covid-19, jumlah kasus aktif di Kepri per 21 September tinggal 386 kasus. Kasus aktif ini tersebar di Kota Tanjungpinang sebanyak 109 kasus, Bintan 79 kasus, Batam 71 kasus, Karimun 52 kasus, Natuna 48 kasus, Lingga 16 kasus, dan Anambas 11 kasus.
Juru Bicara Satgas Covid-19 Provinsi Kepri, Tjetjep Yudiana, berharap terus berkurangnya kasus aktif Covid-19 dapat menurunkan status Pemberlakuan Pembatasan Kegiatan Masyarakat (PPKM) Kepri ke Level 2. Apalagi asesmen grafik di Kementerian Kesehatan menunjukkan progres yang cukup baik.
“Kasus konfirmasi, pengendalian perawatan dan kematian akibat Covid-19 dengan rasio per 100 ribu penduduk dalam seminggu, sesungguhnya Kepri sudah mengarah ke Level 1. Hanya saja masih cukup banyak yang dirawat di rumah sakit pada level 2. Maka harapan Kepri dapat turun ke level 2,” katanya.
Berdasarkan grafik asesmen di Kementerian Kesehatan, situasi Covid-19 di Kepri mulai membaik. Konfirmasi dan kematian berada pada Tk 1. Hanya saja masih banyak kasus rawat inap di rumah sakit yang berada pada Tk 2.
Periode 10 hingga 16 September, data Bed Occupancy Ratio (BOR) berada di angka 9,18 persen. Keterisian tempat tidur di rumah sakit untuk Covid-19 terus menurun sejak diberlakukan PPKM. Disamping itu, kini zonasi Covid-19 di kabupaten dan kota sudah berubah signifikan.
Enam kabupaten dan kota di Kepri sudah berada pada zona kuning (risiko rendah). Karimun dan Natuna yang sebelumnya berada di zona oranye, menyusul turun ke zona kuning. Menyisakan Tanjungpinang sebagai satu-satunya daerah di Kepri yang masih di zona oranye (risiko sedang).
“InsyaAllah kasus Covid-19 dapat terkendali,” kata Tjetjep. (zak)
Baca juga: Vaksinasi Covid-19 Kepri Capai 77,23 Persen









