Kasus HIV di Batam Menurun, Stigma Masih Jadi Tantangan

Penderita hiv/aids
Ilustrasi - Pixabay

BATAM (gokepri) — Jumlah kasus baru HIV/AIDS di Batam menunjukkan penurunan sepanjang 2025. Namun, di balik tren positif itu, stigma dan keterlambatan deteksi masih menjadi tantangan besar.

Dinas Kesehatan Kota Batam mencatat 671 kasus baru HIV/AIDS pada 2025, turun dibandingkan 822 kasus pada tahun sebelumnya. Penurunan ini menjadi sinyal awal bahwa upaya pencegahan mulai menunjukkan hasil.

Kepala Dinkes Batam Didi Kusmarjadi mengatakan, capaian tersebut tidak membuat pemerintah daerah berpuas diri. Pengendalian HIV/AIDS tetap menjadi prioritas untuk mengejar target Three Zero: nol infeksi baru, nol kematian akibat AIDS, dan nol stigma. “Penurunan ini positif, tapi belum cukup. Kami tetap harus bekerja lebih keras,” kata Didi, Selasa 27 Januari 2026.

HBRL

Baca Juga: Kepri Berada di Urutan 11 Kasus HIV Tertinggi di Indonesia

Menurut dia, salah satu tantangan terbesar masih datang dari stigma sosial. Rasa takut dijauhi atau dicap negatif membuat banyak orang enggan memeriksakan diri, sehingga kasus baru sering terlambat terdeteksi.

Untuk mengatasi hal itu, Dinkes Batam memperkuat sejumlah langkah. Pendampingan terhadap orang dengan HIV/AIDS (ODHA) terus dilakukan agar pengobatan berjalan rutin. Edukasi ke masyarakat juga digencarkan untuk mengikis stigma dan diskriminasi.

Selain itu, Dinkes mendorong pemberdayaan ekonomi kelompok rentan serta memperluas kerja sama dengan organisasi masyarakat, lembaga swadaya masyarakat, dan komunitas peduli HIV. Dukungan dari keluarga juga dinilai penting agar ODHA tidak merasa sendirian.

Didi menegaskan, HIV kini bukan lagi vonis mati jika ditangani sejak dini dan diobati secara teratur.

“Kalau stigma bisa ditekan, orang tidak takut lagi untuk tes. Itu kunci pencegahan,” ujarnya.

Dinkes Batam pun mengimbau masyarakat untuk menerapkan pola hidup sehat dan menciptakan lingkungan yang lebih inklusif, agar upaya menekan penularan HIV bisa berjalan lebih efektif.

Baca Juga: Indonesia Dapat Dana Hibah Rp4,6 Triliun untuk Atasi HIV, TBC dan Malaria

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News

Pos terkait